Connect with us
Nikki Haley – Tuduhan AS Bahwa Assad Akan Melakukan Serangan Kimia Lagi, Justru Menyelamatkan Banyak NyawaDuta Besar AS  untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley memuji tindakan yang diambil oleh Presiden Trump dalam mengeluarkan sebuah peringatan keras terhadap...
mm

Published

on

Duta Besar AS  untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Nikki Haley memuji tindakan yang diambil oleh Presiden Trump dalam mengeluarkan sebuah peringatan keras terhadap rezim Assad yang diduga akan meluncurkan serangan senjata kimia lagi.

Gedung Putih mengeluarkan pernyataan mengejutkan Senin malam yang mengancam pemerintahan Presiden Bashar Assad dengan “balasan yang sangat mahal” jika melakukan senjata kimia lagi.


“Saya dapat memberitahu Anda bahwa karena tindakan presiden Trump, kami memang belum melihat kejadian tersebut. Apa yang telah kami lihat sebelumnya adalah semua kegiatan yang sama yang pernah kami lihat sebelum serangan 4 April, dan oleh karena itu, saya pikir tindakan presiden memberi peringatan keras kepada Assad, termasuk pendukungnya Iran dan Rusia adalah sesuatu yang tepat karena presiden akan menyelamatkan banyak nyawa pria wanita dan anak-anak, “kata Haley di hadapan Komite Urusan Luar Negeri AS pada hari Rabu.

Menteri Pertahanan AS, James Mattis mengatakan bahwa pemerintah Suriah telah menanggapi peringatan keras Trump dengan serius. Pernyataannya bahwa orang-orang Suriah tampaknya telah berfikir ulang karena peringatan Gedung Putih terhadap serangan kimia lain secara serius, dimana faktanya semenjak mendapatkan peringatan keras, sudah tidak ada lagi serangan senjata kimia. Sampai dengan saat ini, situasi di lapangan udara Shayrat relatif tidak ada kegiatan yang mencolok. Mattis tidak dapat mengatakan bukti apa yang yang mendasari peringatan keras AS kepada Suriah bahwa serangan senjata kimia akan dilakukan lagi oleh rejim Assad dalam waktu dekat ini.

Dalam pernyataan pembukaannya kepada anggota parlemen, Haley mengatakan bahwa teman dan saingan Amerika mengetahui bahwa AS saat ini telah “menguasai suara di Perserikatan Bangsa-Bangsa.”

“Kami menggambar garis merah, jika PBB tidak mau bertindak secara kolektif, Amerika Serikat akan bertindak sendiri dan kami melakukannya,” tegas Haley.

Haley menambahkan setelah tindakan presiden di Suriah, “masyarakat internasional sekarang sangat jelas tentang apa yang harus dilakukan AS dan siapa sebenarnya musuh AS saat ini.”

Namun, ketika menekankan bagaimana perbedaan pandangannya dengan Trump dalam mengatasi campur tangan Rusia, Haley hanya menjawab bahwa dirinya dan Trump berada di “tim yang sama.”

“Presiden Trump mendukung saya di PBB dan mendukung apa yang saya lakukan di PBB,” kata Haley. “Saya bekerja untuk presiden, dan saya tidak akan pernah berbeda pandangan dengan Pesiden.”

Sumber: The Washington Post

Copyright © 2018 Jejaring Net Online
Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.