Connect with us
Keberadan ISIS di Mosul Sudah TamatPasukan Irak telah mengepung dalam pertempuran sengit untuk beberapa blok terakhir di Mosul barat yang masih berada di bawah kendali...
mm

Published

on

Pasukan Irak telah mengepung dalam pertempuran sengit untuk beberapa blok terakhir di Mosul barat yang masih berada di bawah kendali ISIS.

Pembebasan Mosul sudah dekat, namun pertarungan tersebut tetap merupakan “pertarungan yang sulit,” namun tinggal beberapa hari – bukan berminggu-minggu, kata juru bicara koalisi Kolonel Ryan Dillon mengatakan pada hari Kamis dari Baghdad, yang mengkonfirmasikan bahwa pasukan Irak telah merebut sisa-sisa sebuah masjid dan Menara


Pembebasan Masjid Agung al-Nuri – di mana Abu Bakr al-Baghdadi mengumumkan kekhalifahan ISIS pada tahun 2014 – menandai sebuah kemenangan besar dalam pertempuran delapan bulan untuk merebut kota tersebut, kota metropolitan terbesar Irak di luar Baghdad, yang sempat dikuasi oleh kelompok teroris ISIS.

Sebuah tim reporter CNN ikut berada di garis depan pertempuran Kamis sebelumnya bergabung dengan unit-unit militer Irak yang melawan ISIS di garis depan. Pada saat itu, pasukan Irak belum sepenuhnya meebut sisa-sisa Masjid Agung al-Nuritersebut, dan pertempuran sengit sedang berlangsung.

Seorang juru bicara militer Irak mengatakan kepada CNN bahwa pasukan Irak mengamankan perimeter masjid tersebut, di mana ISIS menyebarkan banyak ranjau darat.

‘Kami tidak akan mengalah’

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengklaim kemenangan dan bersumpah untuk memburu ISIS sampai setiap anggota ISIS terakhir terbunuh atau dibawa ke pengadilan.

“Kami melihat berakhirnya negara ‘Daesh’ palsu, pembebasan Mosul membuktikannya,” kata Abadi di Twitter, mengacu pada ISIS dengan nama lain. “Kami tidak akan menyerah, kekuatan milter kami akan membawa kemenangan.”

ISIS tetap berada di Kota Tua Mosul dan tersudut di kompleks rumah sakit, kata Dillon, juru bicara koalisi, merujuk pada pusat medis tersebut sebagai “menara pembantai 11 lantai untuk kelompok pembunuh ini.”

Hanya  “beberapa ratus” pejuang ISIS yang masih bertahan di Mosul awal pekan ini, kata koalisi tersebut.

Letnan Jenderal Talib Shaghati, kepala Divisi Anti Teror Irak, mengatakan kepada CNN bahwa Mosul akan dibebaskan dalam beberapa hari.

Begitu ISIS dihabisi, katanya, tugas selanjutnya adalah membersihkan sisa-sisa bahan peledak sertau ranjau yang dipasang ISIS di daerah tersebut, agar warga sipil bisa kembali mendiami rumah masing-masing.

Masih terdapat tantangan lain untuk menghadapi kelompok teror ISIS di tempat lain di Irak. ISIS masih menguasai kota-kota di provinsi Kirkuk, Nineveh dan Anbar, termasuk Hawija, Tal Afar, Qaim, Ana dan Rawa.

Sumber: CNN

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.