Connect with us
mm

Published

on

Tim penyelamat telah menemukan 17 mayat warga sipil yang diyakini telah dibunuh oleh militan Pro ISIS yang bersembunyi di Kota Marawi, sebuah kota yang terkepung di Filipina selatan, kata beberapa pejabat militer Pilipina.

“Beberapa payat  yang baru saja ditemukan, diyakini sebagai warga sipil yang dibunuh oleh teroris tanpa daya,” kata Letnan Kolonel Jo-ar Herrera, juru bicara gugus tugas yang memerangi militan pro ISIS di Marawi.


“Ini adalah manifestasi dari kebrutalan militan yang membunuh warga sipil tak berdosa ini dengan darah dingin,” kata Herrera.

Letnan Kolonel Emmanuel Garcia dari Komando Mindanao Barat mengatakan dalam sebuah pesan teks kepada wartawan bahwa lima mayat di antara 17 korban dipenggal.

Banyak diantaranya sandera sipil yang dipaksa oleh militan pro ISIS untuk merampok rumah-rumah, mengangkat senjata untuk melawan tentara pemerintah, dan banyak juga diantara sandera perempuan yang dipaksa menjadi budak seks mereka.

Sumber: ABS-CBN News

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.