Connect with us
mm

Published

on

Pesan terakhir digelontorkan dari Aleppo timur, Suriah. Mereka melakukannya dari media sosial secara membadai dan nyaris secara bersamaan. Ini hampir mirip kampanye Public Relation yang terkoordinasi. Ini hampir seolah-olah mereka berharap pesan-pesan akhir akan tren dan dijemput oleh media mainstream. Ini seolah-olah hanyalah informasi dari warga sipil yang tidak bersalah, dengan tidak ada pesan politis apapun, dan tidak ada strategiapapun jua.

Hanya orang biasa yang sedang berjuang untuk hidup mereka. Suatu hari mengucapkan selamat tinggal kepada dunia di media sosial, hari berikutnya memberikan wawancara eksklusif kepada BBC, CNN, dan Al Jazeera.


Benarkah mereka hanya warga baisa dan bukan aktivis pendukung pemberontak? Beberapa dari mereka baru-baru ini bergabung dengan Twitter dan jelas mendukung “revolusi Suriah” – mereka memiliki ribuan pengikut. Beberapa menyebut diri mereka wartawan dan diverifikasi di Facebook seperti Bilal Abul Kareem – seorang Amerika yang sangat menggelorakan propaganda al Nusra (afiliasi Al-Qaeda Suriah).

Salah satu dari orang ini adalah anggota dari White Helmets – yang didirikan oleh mantan perwira militer Inggris dan telah didanai dengan jutaan oleh AS dan Inggris. Dan satunya lagi adalah seorang gadis kecil bernama Bana – Juga bergabung Twitter tidak begitu lama lalu, pada bulan September. Dia sudah diverifikasi dan memiliki lebih dari 200 ribu pengikut. Bana berusia 7 tahun dan tweets dalam bahasa Inggris yang sempurna dari jantung Aleppo timur, dan nyaris tanpa ada campur tangan ibunya. Benarkah? Dan dia juga memiliki pesan terakhir yang sama pada waktunya.

Jadi apa yang semua orang-orang ini memiliki kesamaan? Mereka ingin Anda berpikir ada satu sisi cerita ini. Satu kebenaran mutlak bahwa Assad secara acak dari kota ke kota membantai rakyatnya sendiri untuk beberapa alasan gila dengan bantuan Rusia meskipun seluruh dunia sedang menonton.

Mereka ingin Anda untuk berpikir warga sipil tersebut mengalir keluar dari Aleppo untuk menghindari genosida yang dilakukan oleh tentara Suriah. Dan orang-orang yang merayakan di luar sana di jalanan yang menari di atas kuburan anak-anak …

… Sementara al-Qaeda menyusup ke wilayah pemberontak dengan gagah berani dan penuh kisah kepahlawanan dalam membela warga sipil Aleppo timur. Itulah inti cerita dari pesan-pesan terakhir yang diinginkan oleh media mainstream dan nampak sangat aneh dan terlalu sempurna dari warga Aleppo Timur.

Sumber: In The Now

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.