Connect with us
Jangan Menilai Orang Dari Luarnya SajaKita hidup dalam masyarakat yang kadang sudut pandangnya sangat dangkal. Hal ini sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap hanya...
mm

Published

on

Kita hidup dalam masyarakat yang kadang sudut pandangnya sangat dangkal. Hal ini sangat mudah untuk jatuh ke dalam perangkap hanya gara-gara melihat penampilan orang, benda, dan ide-ide tanpa mau mengambil waktu dan usaha untuk mempelajari lebih dalam tentang mereka. Ini adalah di mana pepatah “Don’t Judge a Book By Its Cover (Jangan menilai buku dari sampulnya)” bermula muncul.

Secara harfiah, Anda tidak boleh mengatakan kualitas isi buku hanya dengan melihat bahan yang digunakan atau sampulnya saja. Sebuah buku dengan cover polos dan sederhana judul mungkin isinya jauh lebih penting, lebih menghibur, atau lebih berguna daripada sebuah buku yang berpenampilan mencolok.


Metafora ini dapat diperluas untuk banyak situasi dalam kehidupan. Mungkin contoh terbaik adalah hubungan antara orang-orang. Sulit untuk mengubah sudut pandang kita saat ini yang cenderung dangkal. Kami rasa visi yang sangat kuat dan mudah untuk jatuh dalam perangkap percaya obyek yang paling indah, mengkilap dan serta merta pasti menggambarkan secara inheren “memiliki kualitas yang dijamin lebih baik.”

Banyak sekali bukti bahwa mereka yang penampilannya terlihat meragukan, biasa-biasa saja bahkan buruk, sebenarnya justru mampu memberikan sesuatu yang sangat fenomenal ataupun spektakuler. Mampu melakukan sesuatu yang pada penampilan awalnya terlihat sangat mustahil bisa nelakukan sesuatu yang luar biasa seperti itu.

Sumber: mit.edu

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Serial Terbaru