Connect With Us

JKP

Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Kurangnya Minat Pemakaian Alat Kontrasepsi IUD Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan

Published

Pujiarto

Dosen Akademi Keperawatan Panca Bhakti Bandar Lampung

 Abstrak

 

Secara nasional jumlah akseptor KB aktif ada 34.872.054 orang (75,96%) dari jumlah PUS 45.905.815 orang. Metode Kontrasepsi yang paling banyak digunakan yaitu suntik 46,47% dan pil 25,81%, sedangkan penggunaan Metoda Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang salah satunya terdiri dari alat kontrasepsi IUD hanya sebanyak 11,28%. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kurangnya minat pemakaian alat kontrasepsi IUD Penelitian ini bersifat Analitik dengan pendekatan cross sectional.

Populasi penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif. Sampel yang diambil menggunakan total populasi 104 orang. Hasil ujistatistic chi square menyatakan ada hubungan antara pengetahuan (p-value <? yaitu 0,038<0,05), dan dukungan suami (p-value <? yaitu 0,000<0,05) terhadap kurangnya minat pemakaian alat kontrasepsi IUD. Diharapakan akseptor KB meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi IUD sehingga dapat lebih cermat menanggapi mitos tentang IUD. Sebaiknya petugas kesehatan juga memberikan konseling kepada akseptor serta pasangannya tentang IUD, sehingga pasangan para akseptor KB dapat mendukung untuk menggunakan IUD.

 

Kata kunci                   :  Alat kontrasepsi IUD, Pengetahuan, Dukungan suami