Connect with us
mm

Published

on

Sehebat apapun, teknologi hanyalah salah satu sarana bagi umat manusia untuk mempermudah pekerjaannya. Teknologi bukanlah malaikat yang tiba-tiba turun dari langit dan kemudian serta merta sim salabim dapat mengubah segalanya. Teknologi membutuhkan kebeningan hati untuk mau menerimanya, mau memanfaatkannya secara benar, serta mau meletakkan kekonyolan ego penggunanya. 

Ketika individu sejak awal sudah antipati terhadap teknologi, tidak mau memanfaatkan secara optimal dan tepat, maka disitulah kegagapan teknologi atas individu tersebut akan semakin menumpuk menumpuk dan menumpuk. Hasil akumulasi akhirnya, teknologi akan semakin dianggap sebagai penyebab bencana dan hancurnya alam semesta. Disisi lain, jika teknologi disikapi secara arif, maka teknologi dapat menjadi alat yang sangat efektif bagi kesejahteraan umat manusia.


Apapun namanya sesuatu yang terdapat di dunia, pastilah ada sisi dikotomi positif dan negatif. Demikian juga teknologi. Di dalamnya ada sisi gelap dan terang. Yang terpenting bagi kita adalah mampu memanfaatkannya secara benar dan arif.

Api adalah sesuatu yang sangat bermanfaat jika kita gunakan untuk memasak dan menghidangkan masakan tersebut bagi siapapun yang membutuhkan. Sebaliknya Api bisa menjadi sesuatu yang akan memusnahkan segalanya jika digunakan demi menebarkan angkara. Demikian juga dengan teknologi.

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.