Connect with us
Menyayangkan Penjarahan Dengan Alibi KelaparanBenarkah penjarahan hanya disebabkan korban gempa Palu Kelaparan? Kalau yang dijarah bahan pokok, makanan dan minuman sangat masuk akal. Namun...
mm

Published

on

Benarkah penjarahan hanya disebabkan korban gempa Palu Kelaparan? Kalau yang dijarah bahan pokok, makanan dan minuman sangat masuk akal. Namun nampak di foto beberapa media, mereka menjarah pakaian, bahan bakar, gadget, peralatan elektronik, bahkan onderdil kendaraan. Ngawurnya lagi, ada beberapa diantara mereka yang juga mencoba menjarah mesin ATM.

Sangat tidak masuk akal kalau barang-barang yang bukan bahan pokok menjadi pembenaran melakukan penjarahan. Bahkan, bahan pokok sekalipun sangat tidak dibenarkan dari sudut pandang manapun untuk membenarkan tindakan penjarahan dengan alasan apapun.


Penjarah dan yang dijarah sebenarnya sama-sama korban. mini market, toko, warung, lapak di pasar bahkan mall sekalipun itu memiliki pemilik yang kemungkinan besar juga ikut menderita sebagai korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Benar-benar fenomena sosial yang membuat miris, mengerikan dan memprihatinkan. Para pemilik warung, toko, mini market dan mall yang dijarah tersebut benar-benar tertimpa bencana dua kali. Mereka menjadi korban bencana alam dahsyat sekaligus menjadi korban penjarahan massal yang praktis tak berdaya sama sekali.

Apapun alasannya para pelaku penjarah harus ditindak tegas. Konon, ada provokator dan penggerak aksi penjarahan.

Jelas kalau terbukti memang ada pengerak dan provokatornya, maka ini benar-benar sudah merupakan tindakan kriminal terencana, dan aparat harus dapat bertindak tegas dan terukur. Penjarahan apapun alasannya tetap tidak dapat dibenarkan.

Segala pembenaran tindakan penjarahan dengan alasan apapun, akan menjadi dampak ikutan baru yang sulit dihentikan di masa yang akan datang. Kalau hal ini dibiarkan menggelinding begitu saja oleh aparat, maka jangan harap penjarahan dengan alasan kelaparan dapat dikendalikan ke depannya.

Ngerinya, jikalau hal ini akan menular ke daerah lain yang sedang mengalami bencana, maka akan lebih banyak lagi penjarahan-penjarahan lainnya dengan alibi kelaparan. Itu berarti aparat melakukan pembiaran munculnya korban bencana baru lainnya yang akan tertimpa bencana dobel secara beruntun. Korban bencana alam, sekaligus menjadi korban bencana penjarahan massal.

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.