Connect with us

Peristiwa

SANA – Rudal Israel Kembali Menyerang Bandara Damaskus

Published

on

SANA – Rudal Israel Kembali Menyerang Bandara DamaskusSerangan rudal-rudal Israel kembali menargetkan bandara ibukota Suriah, Damaskus Sabtu malam. Serangan ini mengaktifkan sistem pertahanan udara Suriah yang berhasil...

TV STREAMING

Serangan rudal-rudal Israel kembali menargetkan bandara ibukota Suriah, Damaskus Sabtu malam. Serangan ini mengaktifkan sistem pertahanan udara Suriah yang berhasil menembak jatuh beberapa proyektil, kata kantor berita milik Suriah, SANA.

“Pertahanan udara kami menanggapi serangan rudal Israel di Bandara Internasional Damaskus dan menembak jatuh sejumlah rudal musuh,” kata sumber militer yang dikutip oleh SANA.

SANA sejauh ini tanpa memberikan informasi apapun tentang detail korban atau kerusakan. SANA hanya memposting rekaman dan gambar pertahanan udara yang diaktifkan. Dalam video yang goyah, ledakan kecil dan terang terlihat di langit malam, dengan lampu-lampu kota yang nampak dari kejauhan.

Koresponden Agence France-Presse (AFP) di Damaskus juga mendengar ledakan keras pada Sabtu malam, yang kemudian diikuti oleh beberapa ledakan yang lebih kecil.

Militer Israel lagi-lagi menolak berkomentar tentang insiden itu.

Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), pemantau perang Suriah yang berbasis di Inggris, mengatakan serangan udara hari Sabtu berhasil menghantam depot senjata di luar bandara Internasional Damaskus. “Rudal-rudal itu, yang diduga Israel, menghancurkan gudang senjata di dekat Bandara Internasional Damaskus,” kata kepala SOHR, Rami Abdel Rahman kepada AFP. Namun, Rami tidak punya informasi detail tentang jumlah korban.

Israel telah berjanji untuk mencegah Iran, yang merupakan pendukung utama pemerintah Suriah, dari mendapatkan pijakan di Suriah yang dilanda perang yang berdekatan.

Awal bulan ini, Israel mengakui telah melakukan lebih dari 200 serangan rudal ke Suriah selama 18 bulan terakhir, terutama terhadap sasaran-sasaran Iran.

Ia juga mengaku menyerang Suriah untuk mencegah apa yang dikatakannya adalah pengiriman persenjataan canggih untuk Hizbullah Lebanon, sebuah gerakan bersenjata yang didukung oleh Iran yang berperang bersama pasukan Suriah.

Serangan udara terakhir yang dilaporkan Israel di Suriah terjadi pada 4 September, ketika media pemerintah Suriah mengatakan pertahanan udara militer berhasil merontokkan beberapa rudal di provinsi pesisir Tartus dan di pusat Hama.

Sumber: sana.sy, afp.com, syriahr.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.