Connect with us

Berita

18 Orang Tewas Akibat Bentrokan Antara Militer Suriah VS YPG di Qamishli

mm

Published

on


Warning: file_get_contents(https://weibomiaopai.com/online-video-downloader/youtube): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/mbahwo/public_html/content/themes/mbahwo-news/tempelvideo.php on line 2
18 Orang Tewas Akibat Bentrokan Antara Militer Suriah VS YPG di QamishliBentrokan meletus pada Sabtu antara milisi Kurdi (YPG) yang didukung Amerika Serikat dan pasukan Suriah di pusat kota Qamishli di...

Bentrokan meletus pada Sabtu antara milisi Kurdi (YPG) yang didukung Amerika Serikat dan pasukan Suriah di pusat kota Qamishli di Suriah timur laut yang menewaskan sedikitnya 18 orang, kata YPG.

Pertempuran terjadi setelah konvoi militer Suriah memasuki daerah-daerah di kota itu yang dikatakan oleh pasukan keamanan internal YPG berada di bawah kendali mereka.


“Mereka memasuki wilayah kontrol kami dan menangkap warga sipil dan anggota patroli yang ditargetkan pasukan kami,” kata pasukan keamanan internal YPG, yang dikenal sebagai Asayish, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

YPG mengatakan tujuh pejuangnya dan 11 militer Suriah tewas dalam bentrokan itu.

Sumber-sumber pemerintah mengatakan kepada media pemerintah bahwa patroli tentara diserang oleh pasukan Kurdi saat dalam perjalanan ke bandara. Dikatakan beberapa tentara tewas.

YPG adalah milisi yang memelopori Syrian Democratic Forces (SDF) yang didukung Amerika Serikat, yang mengendalikan sebagian besar kota dan pasukan pro-pemerintah Suriah menguasai bandara dan bagian dari pusat kotanya.

Pertempuran di Qamishli, dekat perbatasan Turki, yang kadang-kadang meletus, mengganggu koeksistensi damai di mana Suriah secara perlahan memperluas pengaruhnya, kata penduduk Qamishli.

Presiden Suriah Bashar al Assad telah menutup mata terhadap kontrol YPG di kota-kota berpenduduk mayoritas Kurdi sejak pemberontakan tahun 2011 di mana pasukannya fokus pada pertempuran terutama faksi-faksi pemberontak Sunni yang berusaha menggulingkan kekuasaannya.

Tetapi pemerintah belum memutuskan hubungan dengan gaji banyak pegawai negara di daerah-daerah ini masih dibayar dan pihak berwenang masih mendapatkan bagian dari hasil ladang minyak yang sekarang ini di bawah kendali Kurdi.

SDF telah berkembang melampaui sebagian besar wilayah Kurdi di utara, di mana pasukan telah memperluas kanton otonom sejak awal konflik Suriah.

Wilayah yang mereka kendalikan tersebar di sebagian besar wilayah utara dan timur Suriah, yang kaya akan lahan pertanian, minyak dan air.

Anggota senior YPG baru-baru ini mengadakan pembicaraan dengan pejabat Suriah mencari kesepakatan politik yang akan mempertahankan otonomi mereka di Suriah.

Sumber: reuters.com, World News

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement