Connect with us

Peristiwa

Trump Menerapkan Sanksi Baru Kepada Iran

Diunggah:

on

Trump Menerapkan Sanksi Baru Kepada IranPemerintahan Trump pada hari Senin mulai menerapkan kembali sanksi perdagangan putaran pertama kepada Iran yang telah ditangguhkan oleh Trump berdasarkan...

Pemerintahan Trump pada hari Senin mulai menerapkan kembali sanksi perdagangan putaran pertama kepada Iran yang telah ditangguhkan oleh Trump berdasarkan perjanjian nuklir 2015. Perjanjian ini akan mengisolasi akses Iran dari dan ke semua negara. Mereka yang tidak mematuhi dapat dikenakan “konsekuensi berat,” tegas Trump.

Sanksi yang diperbarui secara mencolok menggambarkan perpecahan baru antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Negara-negara Eropa yang merupakan pihak yang memiliki perjanjian dengan Iran mengatakan mereka akan melindungi perusahaan mereka sendiri dari pembalasan hukum dan bekerja untuk mempertahankan akses Iran ke sistem keuangan dan ekspor minyak dan gasnya yang berkelanjutan yang merupakan bagian besar dari pendapatan Iran.


“JCPOA bekerja dan mewujudkan tujuannya, yaitu untuk memastikan bahwa program Iran tetap secara eksklusif damai,” kata pernyataan dari Uni Eropa, Inggris, Perancis dan Jerman, menggunakan akronim untuk perjanjian yang secara resmi dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action.

Pengumuman Senin tampaknya menyita kemungkinan bahwa Trump dan Presiden Iran, Hassan Rouhani akan bertemu dalam waktu dekat, meskipun kedua pemimpin mengatakan mereka terbuka untuk pembicaraan. Trump mengatakan Iran harus secara signifikan mengubah kebijakan dan perilakunya agar sanksi tersebut dicabut, dan Rouhani mengatakan Amerika Serikat harus siap untuk membahas kompensasi selama beberapa dekade intervensinya di Iran.

“Kami mendesak semua negara untuk mengambil langkah-langkah tersebut untuk memperjelas bahwa rezim Iran menghadapi pilihan,” kata Trump dalam sebuah pernyataan. “Ubah perilaku mengancam, mendestabilisasi, dan reintegrasi dengan ekonomi global, atau terus ke jalur isolasi ekonomi.”

Rouhani mengecam sanksi AS sebagai tidak efektif, dan mengaskan bahwa Iran memiliki hubungan baik dengan Uni Eropa, Rusia dan China, mengatakan Beijing adalah “sekutu keuangan terdekat” Teheran.

Sanksi yang berlaku efektif Selasa hari ini, 90 hari setelah Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir penting 2015, melarang Iran menggunakan dolar Amerika Serikat, mata uang utama untuk transaksi keuangan internasional dan pembelian minyak. Perdagangan logam dan penjualan mobil buatan Iran dilarang, dan izin yang memungkinkan impor karpet Iran dan makanan, seperti pistachio, dicabut. Begitu juga lisensi yang memungkinkan Teheran membeli pesawat dan bagian Amerika Serikat dan Eropa – pelarangan ini hanya beberapa hari setelah Iran membeli dan membawa pulang lima pesawat komersial baru dari Eropa.

Sumber: washingtonpost.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products