Connect with us

Berita

Rouhani – Cabut Dulu Pisau Anda, Sebelum Bernegosiasi Dengan Kami

mm

Published

on

Rouhani – Cabut Dulu Pisau Anda, Sebelum Bernegosiasi Dengan KamiSanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran mulai berlaku pada hari Selasa, sebuah langkah tertentu untuk memperburuk kehidupan rakyat biasa Iran,...

TV STREAMING

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran mulai berlaku pada hari Selasa, sebuah langkah tertentu untuk memperburuk kehidupan rakyat biasa Iran, ketika Presiden Iran, Hassan Rouhani menggambarkan reimposisi sansksi kontroversial sebagai “perang psikologis”.

Sanksi yang diberlakukan kembali menargetkan berbagai sektor ekonomi Iran diantaranya, menghalangi Iran untuk membeli uang kertas Amerika Serikat termasuk perdagangan emas dan logam.


Mereka juga akan membatasi akses Iran ke perangkat lunak dan sektor otomotif, selain itu juga menghalangi kemampuan Iran untuk membeli pesawat komersial termasuk perdagangan makanan dan barang-barang lainnya.

Bahkan sanksi lebih berat akan menargetkan industri minyak besar Iran akan berlaku pada tanggal 5 November.

Berbeda dari Amerika Serikat, Uni Eropa mendesak perusahaannya untuk melanjutkan dan bahkan meningkatkan perdagangan dengan Teheran, meskipun ancaman sanksi Amerika Serikat terhadap mereka jika tetap melakukan bisnis dengan Iran.

Kepala diplomatik Uni Eropa, Federica Mogherini, mengatakan Uni Eropa, termasuk di dalamnya Inggris, Prancis, dan Jerman, sangat menyesalkan langkah Washington.

“Kami bertekad untuk melindungi operator ekonomi Eropa yang terlibat dalam bisnis yang sah dengan Iran,” kata Mogherini. “Kami mendorong usaha kecil dan menengah, khususnya, untuk meningkatkan bisnis dengan dan di Iran.”

Mogherini mencatat bahwa pemerintah Iran telah sepenuhnya memenuhi komitmennya di bawah perjanjian nuklir penting tahun 2015, dimana pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran bulan Mei.

Rouhani memuji Eropa karena “menolak Amerika” dalam seruannya “untuk bergabung dengan sanksi Amerika Serikat”.

Tetapi banyak perusahaan besar Eropa meninggalkan Iran karena takut hukuman Amerika Serikat, setelah Trump memperingatkan “konsekuensi berat” terhadap perusahaan dan individu yang terus melakukan bisnis di Iran.

Rouhani mengatakan kepada televisi negara pada Senin malam bahwa Iran tidak memiliki niat untuk merundingkan kesepakatan baru dengan Amerika Serikat.

Rouhani – Cabut Dulu Pisau Anda sebelum Berunding Dengan Kami

“Jika Anda musuh dan Anda menikam orang lain dengan pisau, dan kemudian Anda mengatakan Anda ingin bernegosiasi, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencabut pisau itu terlebih dahulu,” kata Rouhani. “Mereka ingin memulai perang psikologis melawan bangsa Iran. Negosiasi dengan dibarengi sanksi tidak masuk akal.”

Sumber: cnn.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement