Connect with us

Peristiwa & Opini

Israel Mulai Melihat Pentingnya Kestabilan Posisi Assad di Suriah

Published

on

Israel Mulai Melihat Pentingnya Kestabilan Posisi Assad di Suriah
Sumber Gambar: thenational.ae

Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya melihat manfaat kestabilan potensial bagi Israel jika Presiden Bashar al-Assad yang memenangkan perang saudara Suriah, setelah militer Israel mengatakan mereka telah menewaskan tujuh gerilyawan pro ISIS dalam serangan udara langka di perbatasan kedua negara.

Pernyataan oleh menteri pertahanan Israel menandakan sebuah akomodasi Israel yang muncul dengan Assad, musuh lama yang tidak mencari konfrontasi langsung dengan Israel, saat ia mendapatkan kembali kendali atas Suriah dari pemberontak – termasuk beberapa kelompok Islamis.


Baru-baru ini pekan lalu, Israel membunyikan tanda bahaya atas pergarakan pasukan Assad dalam melawan pemberontak di Suriah barat daya. Israel akhirnya menembak jatuh sebuah pesawat tempur Suriah yang dikatakan telah menerobos wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dan memperingatkan dukungan Hezbollah Iran dan Lebanon Assad terhadap upaya untuk menyebarnya kekuatan pro Iran di Suriah.

Namun Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman membuat catatan yang sangat hati-hati pada Kamis ketika dia menggambarkan kemenangan Assad sebagai hal yang seharusnya.

“Dari sudut pandang kami, situasinya kembali ke keadaan sebelum perang sipil, yang berarti ada tujuan yang nyata, ada seseorang yang bertanggung jawab di Suriah, dan pemerintahan pusat di Suriah,” kata Lieberman kepada wartawan selama turnya ke unit pertahanan udara di Israel utara.

Ditanya apakah Israel harus waspada terhadap kemungkinan serangan terhadap Golan – pada wilayah yang direbutnya dari Suriah dalam perang 1967 dan dianeksasi dalam sebuah langkah yang tidak diakui di luar negeri – Lieberman mengatakan, “Saya yakin demikian. Saya pikir ini juga merupakan kepentingan Assad.”

Tak lama setelah pernyataan itu, militer Israel mengatakan telah melakukan serangan udara di Golan pada Rabu malam, menewaskan tujuh gerilyawan yang diyakini berasal dari sayap ISIS di Suriah yang sedang dalam perjalanan untuk menyerang target Israel.

Laman: 1 2

Continue Reading
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.