Connect with us
mm

Published

on

Yaman (The Associated Press) – Lagi dan lagi selama dua tahun terakhir, sebuah koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi dan didukung oleh Amerika Serikat telah mengklaim bahwa pihaknya meraih kemenangan yang menentukan untuk mengusir militan al-Qaeda dari benteng mereka di Yaman dan menghancurkan kemampuan mereka untuk menyerang Barat.

Inilah yang fakta klaim kemenangan yang tidak diungkapkan bahwa banyak penaklukan al-Qaeda oleh pasukan koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi sebenarnya dengan tanpa melepaskan tembakan satu pelurupun.


Itu karena pasukan koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi membuat kesepakatan rahasia dengan pejuang al-Qaeda, membayar mereka untuk meninggalkan kota-kota utama dan kota-kota dan membiarkan para militan al-Qaeda untuk mundur dengan senjata, peralatan dan gepokan uang tunai yang berhasil mereka jarah, investigator jusnlis dari The Associated Press (AP) telah menemukan bukti tersebut. Bahkan, ratusan anggota militan al-Qaeda telah direkrut untuk bergabung dengan pasukan koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi.

Kompromi dan aliansi ini telah memungkinkan militan al-Qaeda bertahan hidup untuk bertempur di lain hari – dan berisiko memperkuat cabang jaringan teror yang paling berbahaya yang melakukan serangan 9/11. Para peserta kunci dalam perjanjian itu mengatakan bahwa Amerika Serikat sudah tahu akan kesepakatan rahasia tersebut dan bahkan dengan sengaja menunda setiap serangan pesawat tak berawak kepada para pimpinan al-Qaeda di Yaman.

Kesepakatan yang ditemukan oleh jurnalis investigasi AP mencerminkan kepentingan yang kontradiktif dari dua perang yang dilancarkan secara bersamaan di sudut barat daya Semenanjung Arab ini.

Dalam satu konflik, Amerika Serikat bekerja dengan sekutu Arabnya – terutama Uni Emirat Arab – dengan tujuan untuk menghilangkan cabang ekstrimis yang dikenal sebagai al-Qaida di Semenanjung Arab, atau AQAP. Namun misi yang lebih besar adalah memenangkan perang saudara melawan Houthi, pemberontak Syiah yang didukung Iran. Dan dalam pertempuran itu, militan al-Qaeda secara efektif berada di pihak yang sama dengan koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi – dan berarti satu barisan dengan Amerika Serikat.

Laman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.