Connect with us

Berita

Militer Israel Mengevakuasi Ratusan Anggota White Helmets Dari Suriah

Diunggah:

on

Militer Israel Mengevakuasi Ratusan Anggota White Helmets Dari SuriahMiliter Israel mengevakuasi ratusan anggota White Helmets dari zona selatan Suriah, pada hari Minggu saat pasukan Presiden Bashar al-Assad bersiap...

TV STREAMING

Militer Israel mengevakuasi ratusan anggota White Helmets dari zona selatan Suriah, pada hari Minggu saat pasukan Presiden Bashar al-Assad bersiap untuk menguasai daerah itu.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi itu telah dilakukan karena “ancaman langsung” bagi kehidupan para anggota White Helmets.


Para anggota White Helmets berada di antara puluhan ribu warga sipil yang dimasukkan ke dalam kantong terakhir dari wilayah yang dikuasai oposisi di sepanjang perbatasan Suriah dengan Israel sebagai pasukan pemberontak di sana terpaksa membuat kesepakatan menyerah kepada pasukan pemerintah Suriah. Di bawah ketentuan perjanjian, militan yang tidak ingin berdamai dengan Suriah sdiwakuasi ke Suriah utara di mana mereka akan bergabung dengan lebih dari 2 juta orang, sekitar setengah dari mereka mengungsi dari daerah lain, di zona terakhir yang dikendalikan oleh milisi pemberontak.

Operasi militer darat Israel yang pertama yang pernah dilakukan Israel atas permintaan Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Masih secara resmi berperang dengan Suriah, Israel telah secara berkala melintasi wilayah konflik untuk mengeliminasi pengaruh Iran yang berkembang di wilayah Suriah saat terjadi pertempuran di sepanjang perbatasan Suriah – Israel. Meskipun ada permintaan internasional, Israel secara konsisten tetap menolak tekanan internasional untuk menerima pengungsi, walaupun negara tetangga Libanon, Yordania, dan Turki telah menerima jutaan warga sipil Suriah.

Angkatan udara Suriah dan Rusia telah berulang kali menargetkan anggota White Helmets, kadang-kadang meluncurkan serangan udara ganda (double-tap) ketika tim White Helmets mengais puing-puing untuk menyelamatkan warga sipil.

Sumber: cbsnews.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement