Connect with us
mm

Published

on

Tuntutan kenaikan upah dari para buruh jadi rutinitas tiap peringatan hari buruh di bulan Mei. Hal ini ternyata membuat pelaku industri mulai resah.

Pasalnya, setiap demo, pabrik berhenti beroperasi. Belum lagi ancaman sweeping dari sesama buruh. Sementara, order konsumen harus diselesaikan. Tidak tepat waktu bisa-bisa konsumen pindah menggunakan jasa pabrik lain.


Akhirnya, industri padat karya mulai merelokasi pabrik sejak tahun 2013. Dari wilayah industri seperti Tangerang, mereka pindah ke wilayah Jawa Tengah. Alasannya, upah pekerja jauh lebih murah.

Mari kita hitung berdasarkan data upah minimum regional. Pabrik besar rata-rata mempekerjakan diatas 1000 orang.

Jika direlokasi ke Jawa Tengah, maka Pabrik bisa menghemat biaya upah 1.5 milyar lebih per bulan. Iklim usaha di Jawa Tengah jauh lebih bagus ketimbang Tangerang.

Sumber: kompas.tv

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.