Connect with us

Peristiwa & Opini

What, Menristekdikti Akan Data Medsos Mahasiswa dan Dosen, Emang Gampang?

Published

on

What, Menristekdikti Akan Data Medsos Mahasiswa dan Dosen, Emang Gampang
Sumber Gambar: breakingnews.co.id

Saya terkaget-kaget ketika membaca berita ini dari Tempo.co. Semangat Pak Mentri untuk menangkal radikalisme dikalangan civitas akademika saya acungi jempol. Namun, faktor kendala lapangan apakah sudah dipikirkan oleh Pak Menteri?

Apakah dengan mendata nomer handphone civitas akademika dan media sosialnya, serta-merta sedemikian mudah untuk membendung radikalisme di kalangan mereka? Apalagi jika beban ini akan diserahkan di pundak para Rektor perguruan tinggi bersangkutan.


Terus dasar logika yang digunakan seperti apa? Dan prakteknya nanti nggak semudah itu lho Pak Mentri.

Apakah civitas akademika akan memberikan data secara jujur keseluruhan media sosial yang mereka gunakan? Taruh kata semuanya jujur memberika data medsos yang mereka gunakan, apakah rektor sanggup mengawasi ribuan atau bahkan puluhan ribu lalu-lintas medsos civitas akademika?

Misalkan saja setiap dari kita memiliki sedikitnya masing-masing satu saja (1) Twitter, (2) Facebook, (3) Instagram, (4) Whatsapp, (5) Telegram dengan mengabaikan media yang lain misalnya website, Kaskus, dan forum-forum lainnya. Kalau misalnya student body per kampus ada sekitar 10 ribu mahasiswa, belum termasuk dosen dan karyawan, maka setidaknya satu kampus harus mengawasi  lalu-lintas lebih dari 50 ribu postingan di media sosial. Itupun jika asumsinya masing-masing hanya punya satu akun saja.

Laman: 1 2

Continue Reading
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement