Connect with us

Peristiwa & Opini

Utusan PBB Untuk Yaman Khawatirkan Pertempuran di Pelabuhan Hodeidah

Diunggah:

on

Utusan PBB Untuk Yaman Khawatirkan Pertempuran di Pelabuhan Hodeidah
Sumber Gambar: thenational.ae

TV STREAMING

Utusan PBB untuk Yaman telah tiba di Sanaa untuk pembicaraan krisis di kota pelabuhan Hudeidah di tengah kekhawatiran yang berkembang bahwa pertempuran antara koalisi pimpinan Saudi dengan pemberontak Houthi akan memperburuk krisis kemanusiaan.

Martin Griffiths tidak membuat pernyataan apa pun saat ia mendarat di ibukota Yaman, Sabtu.

Griffiths diperkirakan akan mengusulkan kepada pemimpin pemberontak bahwa mereka menghentikan pertempuran dan menyerahkan kendali atas pelabuhan vital Hudeidah kepada pasukan koalisi pimpinan Saudi. Pelabuhan Hudeidah adalah pelabuhan yang bertanggung jawab atas lebih dari 70 persen impor Yaman dari komite bantuan kemanusiaan yang diawasi PBB.

Kedatangan Griffith datang ketika pertempuran semakin intensif di sekitar bandara Hudeidah di tengah klaim yang saling bertentangan mengenai nasibnya.

Dalam sebuah posting di Twitter Sabtu, sebuah akun yang terkait dengan tentara Yaman yang berpusat di Saudi mengatakan bandara itu “dibebaskan dari cengkeraman milisi Houthi” dan operasi pembebasan ranjau sedang dan terus berlangsung.

Tapi kemudian pada hari Sabtu, otoritas penerbangan sipil terkait Houthi membantah para pemberontak Houthi kehilangan kendali atas bandara.

Kantor berita resmi Houthi, SABA mengutip Mohammed al-Sharif, wakil kepala penerbangan sipil pro Houthi, mengatakan bahwa gambar yang beredar secara online tentang penguasaan bandara oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi diambil pada tahun 2016 dan bahwa pagar yang ditunjukkan sebagai pagar bandara, sebenarnya terletak di sebidang tanah, milik salah seorang anggota parlemen Yaman.

Juru bicara Houthi, Mohammed Abdul-Salam juga mengatakan pasukan pimpinan Saudi belum bisa memasuki bandara. Abdul-Salam juga memperingatkan bahwa serangan terhadap kota itu akan merusak peluang untuk penyelesaian damai.

“Pertempuran berat akan menanti aliansi pasukan koalisi pimpinan. Koalisi Saudi tidak akan dapat memenangkan pertempuran di Hudeidah,” kata Abdul-Salam kepada televisi al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon.

Pasukan koalisi pimpinan Saudi dan yang didukung langsung oleh militer Emirat memulai serangan untuk menguasai Hudeidah pada Rabu, karenanya ketika sejumlah pejuangmereka telah tewas, menurut sumber medis dan militer.

Pasukan Houthi merebut kota Hudeidah yang berpenduduk sekitar 600.000 jiwa pada akhir tahun 2014.

Pemerintah Yaman yang didukung oleh Arab Saudi dan UEA menuduh pemberontak Houthi menggunakan pelabuhan Hudeidah untuk menyelundupkan senjata dari Iran ke negara itu.

Laman: 1 2

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement