Connect with us

Peristiwa

Tentara Israel Menghujani Pendemo Palestina Dengan Gas Air Mata dan Peluru Tajam

Diunggah:

on

Tentara Israel Menghujani Pendemo Palestina Dengan Gas Air Mata dan Peluru Tajam
Sumber Gambar: latimes.com

GAZA – Tentara Israel menembakkan gas air mata dan peluru tajam ke demonstran Palestina di perbatasan Jalur Gaza dengan Israel pada hari Jumat, melukai sedikitnya 386 orang, kata petugas medis Palestina.

Militer Israel mengatakan mereka akan mengambil tindakan keras untuk membubarkan sekitar 10.000 pendemo warga Palestina, beberapa di antaranya diduga melemparkan batu ke arah pasukan dan membakar ban. Militer Israel berusaha keras untuk mencegah para pendemo untuk menerobos pagar perbatasan yang dibentengi kawat berduri.


Pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 120 orang Palestina dalam protes di sepanjang perbatasan sejak kampanye diluncurkan sejak 30 Maret lalu, untuk menuntut hak untuk kembali ke tanah leluhur yang direbut secara paksa oleh Israel dalam perang 1948.

Israel berkilah bahwa beberapa pendemo yang tewas termasuk orang-orang bersenjata yang menggunakan warga sipil sebagai tameng untuk serangan bersenjata ringan dan juga granat untuk melakukan infiltrasi.

Demo hari Jumat bertepatan dengan acara tahunan “Jerusalem Day”, dimana Hamas yang dominan di Gaza menggelorakan penghancuran Israel dan demo ini juga dipicu oleh pengakuan A.S. pada Desember lalu, dimana Yerusalem diakui oleh A.S. sebagai ibu kota Israel.

“Tidak ada negara yang disebut Israel yang dapat memiliki ibukota yang disebut Yerusalem,” kata jurubicara Hamas Fawzi Barhoum, menambahkan bahwa protes akan terus berlanjutuntuk menuntut diakhirinya blokade Israel dan Mesir yang mengisolisir Gaza.

Emmanuel Nahshon, juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, menggambarkan pengunjuk rasa Gaza di Twitter sebagai “orang bodoh penuh kebencian” dan “Hamas Jugend”, yang dulunya kata Jugend identik dengan gerakan “Pemuda Hitler” dalam bahasa Jerman.

Tidak ada korban dari pihak Israel dari lebih dari dua bulan konfrontasi di sepanjang perbatasan Gaza. Namun Israel mengatakan telah kehilangan banyak lahan pertanian dan hutan di sisi perbatasannya dengan api yang disulut oleh layang-layang Palestina yang bermuatan batu bara atau bahan bakar.

Di antara mereka yang terluka pada hari Jumat adalah fotografer Agence France Press dan seorang pria berusia 23 tahun yang terpaksa harus dirawat intensif, setelah tabung gas air mata yang ditembakkkan oleh militer Israel menghantam tepat di wajahnya, kata para pejabat medis Palestina.

“Kami tidak meminta bulan,” kata Amer Abu Khalaf, seorang mahasiswa administrasi bisnis berusia 20 tahun yang mengambil bagian dalam demo tersebut, mengatakan bahwa demo tersebut bertujuan untuk “mematahkan blokade ke Gaza dan membuat dunia mengakui hak kami untuk kembali ke tanah leluhur kami”.

Jumlah korban tewas dari tindakan mematikan Israel terhadap protes Gaza telah memicu banyaknya kecaman internasional, namun Amerika Serikat justru menyalahkan Hamas.

Sumber: nytimes.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products