Connect with us

Peristiwa

Momen Ketika Trump Memberikan Acungan Jempol Untuk Kim Jong Un

Diunggah:

on

Momen Ketika Trump Memberikan Acungan Jempol Untuk Kim Jong UnTrump nampak antusias dan menikmati jabat tangannya dengan Kim Jong Un yang berlangsung hingga sepuluh detik ketika mereka bertemu untuk...

Trump nampak antusias dan menikmati jabat tangannya dengan Kim Jong Un yang berlangsung hingga sepuluh detik ketika mereka bertemu untuk pertama kalinya di luar hotel Capella di pulau Sentosa Singapura.

Mereka kemudian melangkah masuk, duduk di kursi rendah bergaya kolonial dan berjabat tangan lagi untuk kedua kalinya di depan kamera. Ketika Trump menarik tangannya, dia memberikan acungan jempol yang singkat namun jelas kepada Kim Jong Un.


Setelah berjabat tangan di depan dua bendera Amerika dan Korea Utara, Trump dan Kim berjalan di sepanjang barisan tiang, di dalam hotel dan menaiki tangga.

Mereka memasuki ruangan di mana mereka akan mengadakan pertemuan empat mata. Penerjemah duduk di samping Trump dan Kim.

Ditanya bagaimana perasaannya di menit pertama pertemuan bersejarah ini, Trump menjawab: “Saya merasa sangat hebat. Ini akan menjadi diskusi yang hebat dan saya pikir sukses luar biasa. Saya pikir itu akan menjadi sangat sukses dan saya pikir kita akan memiliki hubungan yang hebat, saya tidak meragukannya. ”

Pemimpin Korea Utara, yang menyewa pesawat dari China untuk terbang ke Singapura, mengatakan serta-merta, “Yah, tidak mudah untuk sampai ke sini. Masa lalu telah menempatkan banyak rintangan dalam perjalanan kami tetapi kami berhasil mengatasi semuanya dan kami berada di sini hari ini. ”

Trump mengatakan itu adalah suatu kehormatan untuk bertemu pemimpin Korea Utara tersebut. “Terima kasih banyak, terima kasih banyak,” kata Trump.

Betapapun kode jempol Trump ke Kim tidak serta merta disambut antusias di seluruh dunia. Salah satunya Phil Robertson, wakil direktur divisi Human Rights Watch wilayah Asia, mengatakan bahwa Trump salah jika memberikan jempol kepada Kim yang faktanya  memiliki catatan yang mengerikan tentang hak asasi manusia.

Sumber: independent.co.uk

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products