Connect with us

Berita

Militer Amerika Serikat Enggan Membantu Pemberontak di Wilayah Barat Daya Suriah

mm

Published

on

Militer Amerika Serikat Enggan Membantu Pemberontak di Wilayah Barat Daya Suriah
Sumber Gambar: theguardian.com

Amerika Serikat telah memperingatkan pemberontak Suriah di barat daya negara itu, mereka seharusnya tidak mengharapkan dukungan militer untuk membantu mereka melawan serangan besar-besaran dari militer pemerintah Suriah.

Pesan dari Washington muncul ketika jet Rusia menghantam sebuah kota yang dikuasai oposisi pada hari Minggu pada serangan udara pertama yang diperbantukan oleh Moskow bagi serangan darat militer Suriah yang meluas di wilayah strategis yang berbatasan dengan Yordania dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.


Pesan Amerika Serikat yang dikirim ke Komandan Free Syrian Army (FSA) dan Washington ingin menegaskan bahwa “Anda (FSA) tidak harus mendasarkan keputusan Anda pada asumsi atau harapan intervensi militer oleh kami (militer AS)”.

Tentara Suriah mulai meningkatkan serangannya pekan lalu untuk merebut kembali daerah barat daya Suriah terebut.

Washington telah memperingatkan presiden Suriah, Bashar al-Assad, dan sekutunya Rusia bahwa pelanggaran zona “eskalasi” yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia tahun lalu akan “berakibat serius” dan Washington menjanjikan “langkah-langkah tegas dan tepat jika perjanjian dilanggar oleh Suriah maupun Rusia”.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan pada hari Jumat eskalasi militer Suriah “jelas melanggar” perjanjian de-eskalasi.

“Rusia pada akhirnya akan bertanggung jawab atas eskalasi lebih lanjut di Suriah,” kata Haley dalam sebuah pernyataan kerasnya di PBB.

Pernyataan-pernyataan dengan kata-kata keras dari Haley tersebut telah memunculkan harapan-harapan oposisi yang didukung-Barat atas kemungkinan intervensi militer Amerika jika peristiwa pemboman militer Suriah semakin meluas menjadi serangan habis-habisan di seluruh wilayah barat daya Suriah.

Namun pesan Amerika Serikat mengatakan kepada para pemberontak Suriah (FSA) tersebut diserahkan kepada mereka sendiri untuk mengambil keputusan yang tepat tentang bagaimana menghadapi serangan militer tentara Suriah berdasarkan apa yang mereka lihat terbaik untuk diri mereka sendiri dan anggota milisi mereka sendiri.

“Kami di pemerintah Amerika Serikat memahami kondisi sulit yang Anda hadapi dan masih menyarankan Rusia dan rezim Suriah untuk tidak melakukan tindakan militer yang melanggar zona itu,” lanjut Washington.

Saran itu tampaknya tidak diperhatikan oleh militer Rusia. Dua pusat pelacakan yang memantau pergerakan pesawat militer mencatat setidaknya 20 serangan udara terjadi di Busra al-Harir, timur laut Daraa, dua sumber pasukan pemberontak mengatakan kepada Reuters.

Sumber: theguardian.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement