Connect with us

Berita

Assad – Barat Sengaja Mengobarkan Perang Yang Menghancurkan Suriah

Published

on

Assad – Barat Sengaja Mengobarkan Perang Yang Menghancurkan SuriahPresiden Suriah Bashar Assad mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan hari Minggu, bahwa Barat mengobarkan perang yang menghancurkan di negaranya,...

Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan hari Minggu, bahwa Barat mengobarkan perang yang menghancurkan di negaranya, sekarang di tahun kedelapan, dengan tujuan menggulingkan Assad dari kursi kepresidenannya.

Assad mengatakan kepada Mail pada hari Minggu bahwa negara-negara Barat telah berbohong tentang serangan kimia di Suriah dan mendukung kelompok-kelompok teroris di sana, sementara Rusia telah mendukung pemerintahannya terhadap “invasi” asing.


Assad menegaskan kembali posisinya yang telah lama diyakininya bahwa pemberontakan terhadap pemerintahannya adalah bagian dari konspirasi untuk menyingkirkan seorang pemimpin yang tidak sejalan dengan kebijakan Barat di wilayah tersebut. Suriah bersekutu dengan Iran dan Rusia, dan memiliki hubungan yang bergejolak dengan Barat. Suriah secara teknis berperang dengan Israel, yang berhasil menduduki Dataran Tinggi Golan Suriah, tetapi gencatan senjata telah banyak dilakukan sejak tahun 1970-an.

“Seluruh pendekatan terhadap Suriah di Barat adalah, ‘Barat harus mengubah pemerintahan ini, Barat harus menjelekkan presiden yang terpilih secara syah di Suriah, karena pemerintahan Assad tidak sesuai dengan kebijakan Barat lagi,'” kata Assad. Barat berbohong, Barat berbicara tentang senjata kimia, Barat selalu berbicara tentang presiden Suriah yang jahat, yang membunuh orang-orang baik, kebebasan, demonstrasi damai di Suriah. ”

Konflik Suriah dimulai pada tahun 2011 dengan protes damai terhadap kekuasaan keluarga Assad selama puluhan tahun. Tanggapan keras pemerintah terhadap protes, dan akhirnya kebangkitan pemberontakan bersenjata, memicu kepada Suriah ke perang sipil yang telah menewaskan hampir setengah juta jiwa.

Sejak itu, negara-negara Barat dan para ahli independen menuduh pemerintah Suriah melakukan beberapa serangan senjata kimia, yang paling akhir terjadi di bulan April lalu, dalam serangan di dekat Damaskus (Ghouta Timur) yang dilaporkan menewaskan puluhan orang dan memicu serangan udara Barat. Pemerintah Suriah telah membantah pernah menggunakan senjata kimia tersebut.

Laman: 1 2

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement