Connect with us

Peristiwa & Opini

Wajar, Ketika Semua Berpaling Pada Saat Kondisi Kita Sulit

mm

Published

on

Wajar, Ketika Semua Berpaling Pada Saat Kondisi Kita Sulit
Sumber Gambar: happyfriendzday.com

Saya beberapa hari terakhir melakukan test case meminta tolong kepada beberapa orang, yang dulunya saya anggap sebagai sahabat.  Banyak sekali dari mereka yang menolak atau setidaknya menghindar dengan berbagai cara.

Apakah saya kemudian harus kecewa kepada mereka? Jelas nggak perlu kecewa. Itu adalah hal yang sangat wajar dalam hubungan antar manusia.


Pada kondisi kita dalam kesulitan, memang secara naluriah kemungkinan besar mereka akan menghindari kita dengan segala alasannya. Saya dalam hal ini harus tahu diri dan instropeksi diri mengenai siapa saya sebenarnya bagi mereka, dan saya harus mampu memposisikan diri dengan benar kepada mereka.

Saya juga harus mengembalikan posisi saya ketika menjadi mereka. Belum tentu ketika mereka dalam kesulitan, saya juga akan dengan senang hati dan serta merta mengulurkan tangan.

Kalau dulu mungkin saya begitu mudah mengulurkan tangan dengan serta merta kepada orang-orang yang saya anggap sebagai sahabat, itu hanyalah masa lalu bagi saya untuk saat ini. Sekarang, saya akan berfikir seribu kali terlebih dahulu jikalau melakukan hal tersebut.

Apakah ini gambaran bahwa saya kurang ikhlas dalam mengulurkan tangan? Biarkan Dia yang mengukurnya. Hanya Dia yang tahu seberapa tingkat keikhlasan saya dalam mengulurkan tangan kepada siapapun.

Untuk saat ini, saya akan super selektif jikalau harus mengulurkan tangan kepada orang-orang yang merasa menjadi sahabat saya sekalipun. Masalah kemudian mereka menjauh dan meninggalkan saya, toh ketika saya dalam kondisi terpuruk mereka juga menjauh dengan berbagai alasannya.

Hasil akhirnya yang saya alami sendiri tetap sama saja. Dalam arti mereka tetap menghindar dengan berbagai alasan, atau bahkan meninggalkan dan mengabaikan saya.

Laman: 1 2

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement