Connect with us

Peristiwa & Opini

Trump Memprovokasi Rusia

mm

Published

on

Trump Memprovokasi Rusia
Sumber Gambar: qz.com

Trump dalam cuitannya mengatakan bahwa rudal ‘akan tiba’ ke Suriah, mengejek Rusia karena pernah bersumpah untuk memblokir rudal-rudal tersebut.

Presiden Trump memperingatkan Rabu bahwa rudal “akan tiba” ke arah Suriah sebagai tanggapan atas serangan kimia yang dicurigai, dan Trump mengejeknya karena berdasarkan keterangan dubes Rusia untuk Lebanon militer Rusia bersumpah untuk menembak jatuh setiap serangan rudal yang datang ke Suriah.


“Bersiaplah Rusia, karena mereka (rudal-rudal) akan tiba, bersiaplah dengan baik dan cerdas!” Tulis Trump di Twitter, mengacu pada serangan rudal yang sangat mungkin akan dilakukan sejak akhir pekan kematian lebih dari 40 warga sipil Suriah, termasuk anak-anak.

Tuntutan Trump adalah pernyataan eksplisit pertama A.S. bahwa tanggapan militer akan segera terjadi, dan itu menandai perubahan bagi seorang presiden yang menertawakan pendahulunya, Barack Obama, karena dituduh melakukan telegraphing strategi militer.

Trump juga mengutuk dukungan Rusia terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Anda tidak seharusnya bermitra dengan Binatang Pembunuh yang menggunakan gas beracun Gas untuk menghabisi rakyatnya sendiri dan dia (Assad) menikmatinya!” Trump menulis, dalam salah satu kritiknya yang paling langsung terhadap Moskow.

Presiden Rusia Vladimir Putin tidak secara langsung menanggapi tweet-tweet Trump ketika ia muncul di Kremlin beberapa jam kemudian, pada sebuah upacara yang menyambut duta besar asing baru ke Moskow. Namun dia mengatakan kepada para diplomat yang berkumpul bahwa “Hal yang paling penting di dunia tidak dapat diselesaikan dengan cara-cara memprovokasi.”

“Situasi di dunia semakin kacau,” kata Putin. “Namun demikian, kami berharap akal sehat akan menang pada akhirnya dan hubungan internasional akan menjadi lebih konstruktif – bahwa seluruh sistem global akan menjadi lebih stabil dan dapat diprediksi.”

Awal pekan ini, Trump mengatakan pemerintahannya akan memberikan respon yang keras terhadap serangan kimia yang dicurigai dilakukan oleh rezim Assad pada hari Sabtu, termasuk opsi militer A.S. juga dapat segera dilakukan bilamana perlu.

Amerika Serikat telah mengembangkan kasus ini secara mendalam, sebagian besar didasarkan pada video dan foto dari relawan pro pemberontak, bahwa serangan kimia oleh pasukan Suriah terjadi di kota Douna yang dikuasai pemberontak di wilayah Ghouta Timur dekat Damaskus.

Laman: 1 2 3 4

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement