Connect with us

Peristiwa

Mattis – Tidak Mengesampingkan Aksi Militer di Suriah, Setelah Serangan Douma

Published

on

Mattis - Tidak Mengesampingkan Aksi Militer di Suriah, Setelah Serangan Douma
Sumber Gambar: thedailybeast.com

TV STREAMING

Amerika Serikat tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer di Suriah sebagai tanggapan atas serangan gas beracun baru-baru ini di sebuah kota yang dikuasai pemberontak, kata James Mattis, menteri pertahanan Amerika Serikat.

Komentarnya pada hari Senin datang beberapa jam sebelum Dewan Keamanan PBB akan membahas (19:00 GMT) serangan mematikan Sabtu di Douma di tengah meningkatnya kemarahan internasional.

“Hal pertama yang harus kita lihat adalah mengapa senjata kimia masih digunakan sama sekali ketika Rusia adalah kerangka penjamin untuk menghapus semua senjata kimia,” kata Mattis sebelum dimulainya pertemuan di Pentagon dengan Qatar Sheikh Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

“Bekerja dengan sekutu kami dan mitra kami dari NATO ke Qatar dan tempat lain, kami akan mengatasi masalah ini,” kata Mattis.

Rusia dianggap sebagai penjamin dari perjanjian 2013 untuk menyingkirkan Suriah dari stok senjata kimia dan mencegah sekutunya, pemerintah Presiden Bashar al-Assad, menggunakan mereka.

Ketika ditanya apakah dia bisa mengesampingkan mengambil tindakan seperti meluncurkan serangan udara terhadap pasukan al-Assad, Mattis menjawab: “Saya tidak menutup kemungkinan sekarang.”

Presiden A.S. Trump mengutuk serangan itu dan menyalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Iran karena mendukung al-Assad.

“Banyak yang mati, termasuk wanita dan anak-anak, dalam serangan senjata kimia tak beralasan di Suriah,” tulis Trump di Twitter pada hari Minggu.

Pada April tahun lalu, presiden A.S. memerintahkan serangan udara terhadap fasilitas pemerintah Suriah setelah serangan kimia di Khan Sheikhoun, kota yang dikuasai pemberontak, yang menewaskan sedikitnya 80 orang.

Sumber: Al Jazeera

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement