Connect with us

Peristiwa

Ketika Ganjar Membacakan Puisi Gus Mus Yang Berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana

Diunggah:

on

Ketika Ganjar Membacakan Puisi Gus Mus Yang Berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus BagaimanaKetika Ganjar Membacakan Puisi Gus Mus Yang Berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana Inilah isi puisi lengkap yang...

Ketika Ganjar Membacakan Puisi Gus Mus Yang Berjudul Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana

Inilah isi puisi lengkap yang dibacakan oleh Ganjar pranowo:

Kau ini bagaimana…
Kau bilang aku merdeka
Tapi kau memilihkan untukku segalanya


Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku berfikir
Aku berfikir kau tuduh aku kafir
Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bergerak
Aku bergerak kau waspadai

Kau bilang jangan banyak tingkah
Aku diam saja kau tuduh aku apatis

Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku memegang prinsip
Aku memegang prinsip
Kau tuduh aku kaku

Kau ini bagaimana…
Kau suruh aku toleran
Aku toleran kau tuduh aku plin-plan

Aku harus bagaimana…
Kau suruh aku bekerja
Aku bekerja kau ganggu aku

Kau ini bagaimana
Kau suruh aku taqwa
Tapi khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa

Kau suruh aku mengikutimu
Langkahmu tak jelas arahnya

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh menghormati hukum
Kebijaksanaanmu menyepelekannya

Aku kau suruh berdisiplin
Kau mencontohkan yang lain

Kau bilang Tuhan sangat dekat
Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat

Kau bilang kau suka damai
Kau ajak aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana
Aku kau suruh membangun
Aku membangun kau merusakkannya

Aku kau suruh menabung
Aku menabung kau menghabiskannya

Kau suruh aku menggarap sawah
Sawahku kau tanami rumah-rumah

Kau bilang aku harus punya rumah
Aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

Aku harus bagaimana
Aku kau larang berjudi
permainan spekulasimu menjadi-jadi

Aku kau suruh bertanggungjawab
kau sendiri terus berucap Wallahu A’lam Bis Showab

Kau ini bagaimana..
Aku kau suruh jujur
Aku jujur kau tipu aku

Kau suruh aku sabar
Aku sabar kau injak tengkukku

Aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku
Sudah ku pilih kau bertindak sendiri semaumu

Kau bilang kau selalu memikirkanku
Aku sapa saja kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana..
Kau bilang bicaralah
Aku bicara kau bilang aku ceriwis

Kau bilang kritiklah
Aku kritik kau marah

Kau bilang carikan alternatifnya
Aku kasih alternative kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana
Aku bilang terserah kau
Kau tak mau

Aku bilang terserah kita
Kau tak suka

Aku bilang terserah aku
Kau memakiku

Kau ini bagaimana
Atau aku harus bagaimana

Pembacaan Puisi ini  menimbulkan banyak kontroversi. Sebagian netizen tanpa melakukan klarifikasi dan melacak sumber utama puisi ini, serta merta menghujat Ganjar sebagai salah satu penghina Islam. Padahal, Puisi karya Gus Mus pada tahun 1987 inilah yang dianggap sebagai salah satu elemen penggerak demo ketika menumbangkan Orde Baru.

Sumber Video: Kompas TV

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products