Connect with us

Berita

Pemberontak Ghouta Timur Semakin Terpojok

Published

on

Pemberontak Ghouta Timur Semakin Terpojok
Sumber Gambar: AFP

Rezim Suriah berusaha untuk mengakhiri penaklukan Ghouta Timur pada Jumat kemarin, ketika pemberontak mengevakuasi sebuah kantong pertahanan terakhir pemberontak di dekat Damaskus dan yang lain dipaksa melakukan negosiasi untuk menyerah dengan disertai pemboman tanpa henti.

Kekuasaan pemberontak enam tahun di wilayah itu tampaknya berada di hari-hari terakhirnya, ketika Damaskus dan sekutunya Moskow menerapkan strategi ‘hengkang dari Ghouta atau mati disana’ dengan serangan udara mematikan.


Para wartawan AFP melihat white posphorus yang dijatuhkan pada salah satu dari dua kantong Ghouta yang tersisa. The Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) mengatakan pesawat Rusia juga menggempur mereka di sisi yang lain.

Kelompok pemberontak pertama yang menarik diri dari Ghouta di bawah kesepakatan yang diperantarai Rusia dievakuasi Kamis lalu dan mulai tiba di provinsi barat laut Idlib pada hari Jumat.

Seorang wartawan AFP di provinsi Idlib, yang sebagian besar masih di luar kendali pemerintah, melihat bus pertama tiba di sebuah kamp setelah menghabiskan malam di tepi wilayah yang dikuasai pemberontak.

Sekitar 400 pejuang dari kelompok Islam Ahrar al-Sham dan ratusan kerabat mereka dievakuasi dari Harasta pada hari Kamis, sebuah modus operandi rezim telah digunakan beberapa kali dalam konflik tujuh tahun.

“Situasi kami di Harasta sangat tragis,” kata Mohammed Madani, seorang warga sipil yang tiba di sebuah kamp untuk para pengungsi di kota Maarat al-Ikhwan.

Kami tidak bisa hidup di atas tanah karena pemboman berat … Beberapa anak tinggal di ruang bawah tanah selama empat bulan tanpa makanan. Kami bahkan tidak bisa menemukan makanan apapun untuk dimakan, “katanya.

Laman: 1 2 3

Click to comment
KOMENTAR ANDA
Advertisement