Connect with us

Peristiwa & Opini

2 Pesawat Baru Menghuni Monumen TNI AU di Lanud Adisutjipto

Published

on

2 Pesawat Baru Menghuni Monumen TNI AU di Lanud AdisutjiptoPangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, kini memiliki monumen baru, berupa pesawat tempur f-5 E dan pesawat Havard. Kedua pesawat yang telah...

TV STREAMING

Pangkalan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, kini memiliki monumen baru, berupa pesawat tempur f-5 E dan pesawat Havard.

Kedua pesawat yang telah banyak bertugas di sejumlah operasi militer tersebut, diharapkan dapat memberikan edukasi, baik kepada anggota T-N-I Angkatan Udara, maupun kepada masyarakat, terkait sejarah kedirgantaraan di Indonesia.

Terkini, dua pesawat tempur yang sudah ‘purnatugas’ dijadikan monumen dan diresmikan langsung Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Adisutjipto Yogyakarta Marsekal Pertama Novyan Samyoga di Monumen Bhakti Prajurit Lanud Adisutjipto, pagi tadi.

“Monumen Pesawat F-5 E dan Pesawat Havard yang ada di Jalan Utama Lanud Adisutjipto ini akan menjadi cerminan sejarah bagi penerus bangsa,” ungkap Danlanud usai peresmian, Senin (15/1).

Kedua monumen pesawat tempur tersebut terletak di sebelah Gedung Markas Komando Lanud Adisutjipto. Menurut Novyan, dengan dijadikannya kedua pesawat menjadi monumen maka akan menjadi bukti sejarah pengabdian kepada bangsa dan negara yang tak pernah lekang oleh zaman.

Komandan Lanud juga menambahkan, bahwa TNI AU sengaja menempatkan monumen pesawat F-5 E dan Havard, dengan harapan generasi penerus dapat melihat secara langsug pesawat yang pernah berkiprah di wilayah udara nasional yang pada saat itu semua dapat dilaksanakan dengan baik dan membanggakan.

Menurutnya, nilai kejuangan para senior TNI Angkatan Udara, khususnya para penerbang dan teknisi pesawat dalam mengoperasionalkan pesawat. Jasa mereka pun layak untuk diwariskan dan diketahui oleh generasi penerus TNI Angkatan Udara khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Penyerahan monumen kedua pesawat juga merupakan bentuk apresiasi kepada para senior TNI Angkatan Udara yang pernah berjuang menegakkan kedaulatan udara Indonesia,” tutur jenderal bintang satu ini.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adustjipto Letkol Sus Giyanto menjelaskan bahwa pesawat tempur F-5 E/F Tiger II telah purna tugas pada 2015 silam.

Pesawat ini merupakan salah satu pesawat tempur yang telah bertugas sejak tahun 1980-an dan menjadi pesawat kebanggaan TNI AU kala itu. Setelah 35 tahun mengudara di angkasa nusantara, kini resmi menjadi monumen di Yogyakarta.

“Adapun pesawat AT-16 Harvard adalah salah satu pesawat yang kenyang dengan tugas operasi. Pesawat buatan Amerika Serikat ini sedikitnya telah melaksanakan empat operasi, seperti Operasi Penumpasan DI/TII, PRRI, G30S/PKI dan Operasi Pengamanan Pemilu tahun 1971,” tandas Kapentak.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kadisops Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Dedy Susanto, Kadispers Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Kadislog Kolonel Tek Dwi Mulyo Subekti, serta para Kasi di jajaran Lanud Adisutjipto.

Sumber: antaranews.com, suaramerdeka.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement