Connect with us

Peristiwa & Opini

Palestina Tidak Sudi Menerima Semua Rencana Perdamaian Palestina Buatan A.S.

Published

on

Palestina Tidak Sudi Menerima Semua Rencana Perdamaian Palestina Buatan A.S.
Sumber Gambar: abcnews.go.com

Amerika Serikat telah “mendiskualifikasi” dirinya sendiri dari proses perdamaian Timur Tengah karena pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibukota Israel, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Jumat.

“Amerika Serikat bukan lagi mediator yang jujur ​​dalam proses perdamaian, kami tidak akan sudi menerima rencana yang diajukan oleh Amerika Serikat,” kata Abbas, berbicara melalui penerjemah pada sebuah konferensi pers bersama di Paris dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.


Abbas juga mengutuk ancaman oleh Presiden A.S. Donald Trump untuk memotong bantuan keuangan ke negara-negara yang memberikan suara kepada PBB melawan keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pada hari Kamis, lebih dari 120 negara menentang Trump dan memilih sebuah resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyerukan agar Amerika Serikat untuk menarik pengakuan baru-baru ini atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Macron mengulangi pada hari Jumat bahwa Prancis tetap berkomitmen pada solusi “dua negara”, yaitu satu di mana Israel dan Palestina saling berdampingan secara damai berdampingan satu sama lain.

Macron menambahkan bahwa Prancis akan mengakui sebuah negara Palestina “pada saat yang tepat”, dan tidak mendapat tekanan.

Sumber: independent.co.uk

Continue Reading
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement