Connect with us
Kuota Mahasiswa Baru PTN Akan Dibatasi, Angin Segar Bagi PTS Kuota Mahasiswa Baru PTN Akan Dibatasi, Angin Segar Bagi PTS

Kampus

Kuota Mahasiswa Baru PTN Akan Dibatasi, Angin Segar Bagi PTS?

Published

on

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menegaskan, tidak perlu ada pro-kontra terkait pembatasan penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN). Sebab, kuota penerimaan mahasiswa baru memang telah diatur dalam peraturan menteri juga Undang-Undang.

“Peraturan menteri di Undang-Undang semua sudah seperti itu (mengatur pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru),” kata Nasir saat ditemui usai membuka kegiatan Assesment pegawasi di hotel Atlet Century, Sudirman, Jakarta Pusat pada Rabu (6/12).

Nasir menjelaskan, ketentuan pembatasan kuota mahasiswa termaktub pada Bab III pasal 5 permenristekdikti Nomor 126 tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan tinggi. Pada peraturan itu, disebutkan bahwa setiap PTN harus menetapkan jumlah daya tampung mahasiswa baru dengan menjaga keseimbangan antara jumlah maksimum mahasiwa dalam setiap Program Studi dan tenaga kependidkan, serta layanan dan sumber daya pendidikan lainnya.

“Disitu juga dijelaskan, untuk penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN, SBMPTN atau jalur lain harus berapa persen dari kuota. Kuota yang dimaksud kan itu,” ujar Nasir.

Karena itu, Nasir mengimbau, agar seluruh rektor di PTN bisa mengikuti dan menjalankan prosedur yang telah ditetapkan terkait kuota penerimaan mahasiswa baru. Jangan sampai, ada PTN yang menerima mahasiswa melebihi dari kapasitas yang dimiliki PTN tersebut.

Sebab, keseimbangan antara jumlah mahasiswa dan fasilitas. lanjut Nasir, tentunya akan berpengaruh kepada kualitas lulusan. “Intinya memang sudah saya lakukan (membuat peraturan terkait pembatasan kuota mahasiswa baru PTN), tinggal diikuti oleh semua,” tegas Nasir.

Red: Kuotan penerimaan mahasiswa baru PTN akan dibatasi, apakah ini serta-merta akan berarti sebagai angin segar bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS)?

Sumber: republika.co.id

Continue Reading
Comments