Connect with us

Berita

Kondisi Raqqa Pasca Kekalahan ISIS Dengan SDF Dukungan Koalisi Pimpinan A.S.

Published

on

Kondisi Raqqa Pasca Kekalahan ISIS Dengan SDF Dukungan Koalisi Pimpinan A.S.Butuh waktu yang sangat lama untuk sampai ke Raqqa. Satu-satunya cara untuk bepergian ke kota Suriah utara ini adalah memohon...

Butuh waktu yang sangat lama untuk sampai ke Raqqa. Satu-satunya cara untuk bepergian ke kota Suriah utara ini adalah memohon kepada otoritas Kurdi di Irak untuk izin menyeberangi perbatasan.

Jika Anda berhasil, ada anak sungai kecil Tigris yang membentuk pos pemeriksaan alami antara kedua negara dan sungai diseberangkan melalui pinggiran sungai dengan menggunakan perahu penyeberangan kecil berwarna biru.


Setelah itu, dua hari berkendara ke barat di jalan pedesaan yang sangat buruk. Desa padang pasir berubah menjadi hijau, lalu berpasir lagi, lalu hijau lagi saat kota Raqqa nampak semakin dekat.

Anak-anak berkeliaran di saluran irigasi di tepi sungai Eufrat pada suhu di atas 40 derajat. Lebih dari satu sopir truk berhenti sejenak untuk mengisi botol minumannya, meski tidak aman untuk diminum, karena hampir tidak ada sumber air lainnya yang tersisa.

Saat cakrawala Raqqa semakin dekat, hal yang paling mencolok tentang kondisi mantan ‘ibukota’ ISIS tersebut adalah betapa sepinya kota tersebut itu.

Bahkan pesawat tempur koalisi pimpinan A.S< terbang begitu tinggi sehingga tidak selalu terdengar sebelum nampak jejak jalur asap yang cukup besar dan menggelapkan langit.

Raqqa sebelumnya adalah kota pedesaan yang tenang, sebelum perang saudara di Suriah pecah. Sekarang, kota kecil ini terkenal di seluruh dunia sebagai jantung kekhalifahan ISIS.

Pada tahun 2014 ISIS berhasil merebut Raqqa, dan penduduk kota tersebut mengalami penderitaan yang sangat hebat di bawah peraturan brutal ISIS. Selama pertempuran, mereka digiring dari lingkungan ke lingkungan sekitar dan masuk ke bangunan strategis seperti stadion olahraga dan rumah sakit nasional untuk melindungi para jihadis ISIS dari serangan udara. 

Laman: 1 2 3 4

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply