Connect with us

Peristiwa

Detik-Detik Menegangkan Pembelotan Tentara Korea Utara ke Korea Selatan

Diunggah:

on

Detik-Detik Menegangkan Pembelotan Tentara Korea Utara ke Korea SelatanSalah seorang Tentara Korea Utara, menjatuhkan diri ke tumpukan dedaunan kemudian memberondongkan tembakan ke arah tentara pembelot dari jarak dekat dengan...

Salah seorang Tentara Korea Utara, menjatuhkan diri ke tumpukan dedaunan kemudian memberondongkan tembakan ke arah tentara pembelot dari jarak dekat dengan senapan serbu AK-47. Sekitar 40 tembakan dari senapan AK-47 dan pitol diberondongkan ke tentara pembelot, kata aparat Korea Selatan.

Seluruh urutan, dari penampilan pelarian awal dari kendaraan jip militer hingga serentetan tembakan tentara yang hingar-bingar, berlangsung selama empat menit.


IKejadian ini terjadi pada tanggal 13 November di Area Joint Security Area, yang diawasi oleh Komando PBB yang dipimpin Amerika Serikat dan Korea Utara dan berada di dalam Zona Demiliterisasi yang secara de facto merupakan perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan sejak perang.

Empat puluh menit kemudian, video tersebut telah beralih ke mode infra merah untuk menunjukkan tanda tangan panas dari dua tentara Korea Selatan saat mereka merangkak dan menggunakan dinding sebagai pelindung, menuju ke arah pembelot yang terluka tembakan parah. Mereka berhasil menggapai dan mencengkeram pembelot dan menyeretnya ke tempat yang aman. Tak jauh dari lokasi kejadian, sekelompok pasukan bersenjata berat Korea Utara mulai berkumpul di dekat monumen Kim Il Sung.

Setelah menjalani dua operasi besar pekan lalu untuk memperbaiki kerusakan organ dalam dan luka-luka lainnya, tentara tersebut telah sadar kembali dan tidak lagi mengandalkan mesin pernapasan. Dokternya mengatakan pada hari Rabu bahwa dia sekarang sudah dapat menonton film seperti “Transformers,” “CSI,” dan “Bruce Almighty,” dan mendengarkan lagu-lagu pop Korea Selatan seperti “Gee” oleh band wanita populer “Girls ‘Generation.”

“Kondisinya sudah jauh lebih baik sejak kemarin. Kami sudah menyalakan TV untuknya sejak kemarin, “kata dokter Lee Cook-jong kepada wartawan.

“Dia bilang sangat menyakitkan saat ditembak oleh peluru tapi dia tidak merasakan sakit apapun sekarang,” kata Lee Cok-joong.

Dokter berencana untuk menyimpannya di unit perawatan intensif setidaknya beberapa hari lagi untuk mencegah kemungkinan infeksi, kata pejabat rumah sakit Shin Mi-jeong.

Sementara mengobati luka-luka itu, ahli bedah sebelumnya telah berhasil mengangkat puluhan parasit dari usus kecil dari tentara pembelot tersebut, termasuk cacing gelang yang diperkirakan bereukuran sekitar 27 sentimeter. Hal ini mencerminkan gizi dan kesehatan yang buruk di militer Korea Utara. Prajurit itu memiliki tinggi sekitar, tapi beratnya hanya 60 kilogram.

Sumber: Associated Press

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement

Featured Products