Connect with us

Peristiwa & Opini

Ledakan Bom di Ibukota Somalia Menewaskan Sedikitnya 189 Jiwa

Published

on

Ledakan Bom di Ibukota Somalia Menewaskan Sedikitnya 189 JiwaMOGADISHU, Somalia (AP) - Jumlah korban tewas akibat ledakan bom paling kuat yang disaksikan di ibukota Somalia meningkat sedikitnya 189...

TV STREAMING

MOGADISHU, Somalia (AP) – Jumlah korban tewas akibat ledakan bom paling kuat yang disaksikan di ibukota Somalia meningkat sedikitnya 189 tewas dan lebih dari 200 orang terluka, menjadikannya serangan tunggal paling mematikan yang pernah terjadi di negara Afrika tersebut, kata sumber kepolisian dan rumah sakit setempat pada hari Minggu.

Para dokter berjuang untuk membantu para korban yang luka parah, banyak mayat dan korban yang terbakar dan tak bisa dikenali. Pejabat pemerintah terkait khawatir korban akan terus bertambah dari serangan bom truk Sabtu yang menargetkan jalan yang sibuk di dekat kantor Kementerian Luar Negeri.

Sirene ambulan masih meraung-raung di seluruh kota saat keluarga-keluarga yang kebingungan berhamburan ke reruntuhan bangunan, mencari sanak keluarga mereka yang hilang. “Dalam 10 tahun pengalaman kami sebagai responden pertama di Mogadishu, kami belum pernah melihat kejadian mengerikan seperti ini,” kata layanan Ambulance, Aamin dalam akun twitternya.

“Tidak ada yang bisa saya katakan. Kami telah kehilangan segalanya, “kata Zainab Sharif, ibu empat anak yang kehilangan suaminya. Dia duduk di luar rumah sakit tempat suaminya dinyatakan meninggal, setelah berjam-jam dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawa suaminya dari cedera arteri.

Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed mengumumkan tiga hari berkabung dan bergabung dengan ribuan orang yang menanggapi permohonan darurat oleh rumah sakit untuk menyumbangkan darah mereka bagi korban luka-luka. “Saya meminta semua orang Somalia untuk bersedia menyumbangkan darahnya,” katanya.

“Rumah sakit dipenuhi oleh korban tewas dan terluka. Kami juga menerima orang-orang yang anggota badannya terpotong oleh bom tersebut. Ini benar-benar mengerikan, tidak seperti waktu lain di masa lalu, “kata Dr. Mohamed Yusuf, direktur rumah sakit Madinah.

Semalam dengan hanya berbekal senter seadanya, pekerja penyelamat masih sibuk mencari korban yang terjebak di bawah reruntuhan di Hotel Safari yang sebagian besar hancur, yang dekat dengan kantor Kementerian luar negeri Somalia. Ledakan tersebut sampai menghemparkan gerbang logam dan dinding pun runtuh akibat ledakan bom truk yang dipasang di luar hotel tersebut.

Pemerintah Somalia telah menyalahkan kelompok ekstremis al-Shabab yang berafiliasi dengan al-Qaida atas serangan yang disebutnya sebagai “bencana nasional.” Namun, al-Shabab, yang sering menargetkan daerah dengan profil tinggi di ibukota dengan pemboman, belum memberikan komentar apapun.

Sumber: Associated Press

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement