Jasriadi Terbukti Tidak Mengalami Gangguan Jiwa, Hanya Ingin Mempersulit Penyidikan

Ketua kelompok buzzer Saracen, Jasriadi, telah selesai menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hasil pemeriksaan
….Read More

Peristiwa

Jasriadi Terbukti Tidak Mengalami Gangguan Jiwa, Hanya Ingin Mempersulit Penyidikan

Ketua kelompok buzzer Saracen, Jasriadi, telah selesai menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan adanya gejala gangguan jiwa.

“Hasil observasi ahli psikologi, masih layak mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia (Jasriadi) sehat,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/10).


Kejadian itu, kata Setyo, nantinya penyidik akan menentukan apakah Jariadi hukumannya akan diperberat atau tidak. Begitu pula dengan keluarnya hasil pemeriksaan kejiwaan Jariadia, maka proses hukum terhadap ketua kelompok Saracen dipastikan tetap berlangsung.

Read More:   Tillerson, Opsi Militer Hanyalah Satu-satunya Jalan Jika Diplomasi Dengan Korut Gagal

“KUHP disebutkan kalau dia tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, maka lolos dari jeratan hukum. Kalau dia strateginya mempersulit, ya bisa diperberat,” ujar Setyo.

Senentara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto menambahkan, pemeriksaan kejiwaan dilakukan karena Jasriadi selalu memberikan keterangan yang berubah-ubah saat dilakukan pemeriksaan.

“Apa dia terganggu secara mental karena ditahan atau memang dia sengaja mengaburkan sesuatu yang dia ketahui atau ada tekanan dari pihak tertentu,” ucap Rikwanto.

Read More:   Jokowi Mengaku Tak Pernah Mengeluarkan Ijin Reklamasi

Hal itu dilakukan lantaran keterangan Jasriadi sangat dibutuhkan dalam proses penyidikan, karena ia merupakan pemeran utama dalam kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian dan SARA oleh kelompok Saracen.

Sumber: jawapos.com

Copyright © Jejaring

Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top