Connect with us

Peristiwa

Diplomasi Marathon Menlu Retno Berhasil Buka Akses Kemanusiaan Ke Rakhine & Bangladesh

Published

on

Diplomasi Marathon Menlu Retno Berhasil Buka Akses Kemanusiaan Ke Rakhine & BangladeshPertemuan antara Menlu Retno dengan Suu Kyi terjadi pekan lalu di Naypyitaw, Myanmar dilanjutkan secara marathon dengan Perdana Menteri Bangladesh,...

TV STREAMING

Pertemuan antara Menlu Retno dengan Suu Kyi terjadi pekan lalu di Naypyitaw, Myanmar dilanjutkan secara marathon dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.  Usai bertemu dengan Suu Kyi dan petinggi militer Myanmar, Menlu Retno langsung bertolak ke Bangladesh dan berhasil melakukan pertemuan langsung dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

Menlu Retno menjelaskan bahwa Indonesia menawarkan bantuan pada Bangladesh untuk bersama-sama menangani pengungsi Rohingya. Hingga kini jumlah pengungsi Rohingya di Bangladesh sudah lebih dari 400.000 orang.

Pemerintah Bangladesh pun telah memberikan list apa saja yang dibutuhkan para pengungsi mulai dari tenda, pakaian, makanan hingga obat-obatan. Menlu Retno pun telah menyampaikan soal bantuan kemanusiaan dan penyelesaian krisis di Rakhine ke negara-negara ASEAN.

Disamping itu,Menlu Retno menuturkan, penyaluran bantuan akan dipimpin pemerintah Myanmar dengan melibatkan gerakan Palang Merah Internasional, termasuk Komite Internasional of the Red Cross (ICRC).

Selain itu, Suu Kyi menyampaikan kepada Menlu Retno ada beberapa negara yang menunjukkan minat untuk berkontribusi, salah satunya Amerika Serikat, Inggris dan Australia.

Indonesia, ujar Menlu Retno, menyampaikan kepada Suu Kyi bahwa membuka diri terhadap negara asing yang menyalurkan bantuan kemanusiaan merupakan hal baik.

“Dan Indonesia meminta ASEAN dilibatkan dalam penyaluran isu bantuan kemanusiaan. Usulan ini disetujui Daw Aung San Suu Kyi,” tutur Menlu Retno.

Sumber: Metro TV News

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement