Connect with us

Analisis

Dengan Ditangkapnya Asma Dewi, Akankah Mastermind Jaringan Saracen Semakin Terkuak?

Published

on

Dengan Ditangkapnya Asma Dewi, Akankah Mastermind Jaringan Saracen Semakin Terkuak?Sebenarnya heboh mengenai jaringan Saracen sudah mulai agak tertutup dengan pengkasusan Jonru oleh Muannas Al Aidid, dan terakhir dengan meledaknya...

Sebenarnya heboh mengenai jaringan Saracen sudah mulai agak tertutup dengan pengkasusan Jonru oleh Muannas Al Aidid, dan terakhir dengan meledaknya kasus Rohingya. Namun, nampaknya sepandai-pandai menyembunyikan bangkai, cepat atau lambat akan tercium juga.

Walaupun sudah nyaris tenggelam dari peredaran berita dalam negeri, kasus Saracen muncul kembali dengan telah ditangkapnya Asma Dewi. Akhirnya kasus jaringan Saracen muncul kembali di permukaan, dan mulai menggeser trending topik berita mainstream tentang Rohingya.

Banyak pihak yang mengaitkannya dengan partai tertentu yang kebetulan juga menjadi pemenang Pilkada DKI yang menghebohkan dan disertai dengan demo berjilid-jilid. Apakah ini temuan yang kebetulan atau by design? Wallahu A’lam.

Yang pasti, fakta hukum telah ditemukan dengan adanya aliran dana dari Asma Dewi ke pihak jaringan Saracen. Polisi tentu saja tidak berani gegabah menangkapnya tanpa bukti yang kuat.

Layer demi layer mulai terungkap dan terkuak. Cuma masalahnya untuk saat ini adalah Mastermind dari gerakan jaringan Saracen ini masih remang-remang. Namun, saya yakin tidak terlalu lama akan terkuak juga pada akhirnya. Itu hanyalah masalah waktu saja.

Namun, publik tidak bodoh-bodoh amat untuk membaca rangkaian puzzle dari semua kejadian sejak demo berjilid-jilid, sampai dengan kasus saracen, dan kemarin dengan tertangkapnya Asma Dewi. Setidaknya, publik akan mampu membaca dengan tepat kemana sebenarnya arah dan tujuan akhir dari semua gerakan jaringan ini.

Sungguh suatu hal yang sangat menyedihkan jika dugaan sebagian publik yang mengaitkan hubungan antara jaringan Saracen dengan kelompok atau partai tertentu akan terbukti adanya. Sungguh sangat disesalkan jikalau keinginan untuk menjadi penguasa republik ini diraih dengan cara-cara yang tidak elegan dan memanfaatkan sentimen SARA yang dapat meledak sewaktu-waktu menjadi konflik horisontal.

Apakah kekuasan adalah segala-galanya, dan harus diraih tanpa memperdulikan dampak negatifnya bagi persatuan dan kesatuan republik ini? Apakah dengan memainkan isu SARA ini kekuasaan yang akan diraihnya akan mendapatkan Ridho Nya?  Wallahu A’lam.

Sungguh mengerikan dan mengecewakan jikalau benar bahwa jaringan Saracen ini terbukti ada hubungannya dengan acara akbar bangsa kita dalam Pilpres 2019 ke depan. Cara-cara yang sangat tidak elegan, sangat tidak fair, sangat kotor, sangat tidak jantan, memalukan dan tentunya sangat curang.

Semoga aparat kepolisian segera mampu mengungkap “mastermind” dibalik kasus ini. Yang paling penting, semoga masyarakat kita tidak terbelah dan terpolarisasi hanya gara-gara keinginan yang terlalu kuat dari segelintir orang untuk berkuasa di republik ini.

Sumber Gambar:  isobeldebrujah.wordpress.com; Sumber Video: Kompas.tv

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply