Peristiwa

Pence Menyatakan Bahwa Rusia Mendestabilisasi Balkan Barat

Wakil Presiden A.S. Mike Pence mengatakan kepada wilayah Balkan barat yang bergejolak bahwa masa depannya terletak di tangan Barat, dengan mengatakan bahwa pintu NATO terbuka untuk anggota baru dari wilayah Balkan barat.

Pence sedang melakukan tur kenegaraan ke Eropa timur dengan mengunjungi Montenegro, sebuah negara berpenduduk 600.000 yang baru bergabung dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO) pada bulan Juni. Pada sebuah KTT regional pada hari Rabu, Pence bertemu dengan para pemimpin anggota NATO Slovenia, Kroasia dan Albania, bersama dengan para pemimpin Republik Makedonia dan Kosovo, yang berharap untuk bergabung ke NATO. Serbia, yang ingin bergabung dengan Uni Eropa tapi bukan NATO, juga hadir.


“Kami benar-benar percaya masa depan Balkan Barat ada di tangan Barat dan kami berharap dapat menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat untuk membangun hubungan yang memperkuat hubungan antara masyarakat Eropa, Balkan Barat dan Amerika Serikat,” kata Pence dalam pidatonya di Podgorica, ibukota Montenegro.

Read More:   Nasib Pulau Reklamasi Di Tangan Anies - Sandi

Selain Albania, semua peserta KTT pernah menjadi bagian dari Yugoslavia, yang akhirnya terpecah-pecah pada 1990-an yang memicu kekerasan terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II. Hanya Kroasia dan Slovenia yang bisa bergabung dengan UE, sementara negara-negara yang tersisa masih berusaha menjadi bagian dari blok perdagangan terbesar di dunia, meski mendapat tentangan dari Rusia.

Read More:   Ketegangan AS - Rusia Meningkat Pasca Ditembaknya SU-22 Suriah Oleh Jet Tempur AS

Montenegro memiliki kedekatan bersejarah dengan Rusia, yang menurus Pence pada bulan Oktober berusaha menghentikan aksesi NATO di negara tersebut. Pence memuji Montenegro karena “tekadnya” dalam menghadapi upaya Rusia untuk mengalihkannya dari “jalur Euro-Atlantiknya,” menurut sebuah pernyataan Pence di Gedung Putih pada hari Selasa.

Read More:   Omar Maute Pemimpin Teror di Marawi Dikabarkan Tewas

“Niat Rusia kandas selama setahun terakhir, ketika agen-agen Moskow berusaha untuk mengganggu pemilihan Montenegro, menyerang parlemen dan bahkan berusaha membunuh perdana menteri Anda, untuk mencegah orang-orang Montenegro masuk ke dalam aliansi NATO kami,” kata Pence, pada hari Rabu kemarin. “Rusia terus berusaha untuk menggambar ulang perbatasan internasional dengan paksa dan di sini di Balkan barat, Rusia telah terbukti bekerja untuk mengacaukan wilayah ini.”

Sumber: AFP

Copyright © Jejaring

​  
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top