Lucunya Ketika HTI Menyatakan Terjadi Kemunduran Demokrasi, Padahal…

Yusril mengatakan, langkah yang ditempuh HTI akan diikuti oleh beberapa ormas lain. Ormas-ormas yang akan menggugat berpandangan bahwa perppu ini
….Read More

Analisis & Opini

Lucunya Ketika HTI Menyatakan Terjadi Kemunduran Demokrasi, Padahal…

Yusril mengatakan, langkah yang ditempuh HTI akan diikuti oleh beberapa ormas lain. Ormas-ormas yang akan menggugat berpandangan bahwa perppu ini merupakan “kemunduran demokrasi”. Namun, Yusril tidak menyebutkan ormas apa saja yang akan mengajukan gugatan. (Kompas.com, 16/07/2017).

Sungguh lucu dan menggelikan. Padahal, setahu saya, HTI itu sangat anti demokrasi, mengapa sekarang berlindung dibalik keta-kata demokrasi ketika mau dibubarkan oleh pemerintah? Alibi yang sangat absurd dan terlalu telanjang untuk mudah dibaca bahwa mereka mulai “asal comot alasan”, karena sedang dalam kondisi kalut akibat mau dibubarkan oleh Pemerintah.

Lha terus slogan “kudeta no, demokrasi no, khilafah yes“, yang selama ini selalu digembar-gemborkan mau dikemanain lagi? Lha terus ngapain juga menyiapkan Undang-Undang Dasar Khilafah segala. Bukankah ini sudah merupakan persiapan sangat matang untuk mengganti Pancasila dan UUD 45? Apakah ini yang disebut demokrasi ala HTI?

More:   Mencoba Memaknai Vlog Kaesang Dari Perspektif Saya Yang Orang Ndeso Asli

Alasan yang sangat lucu dari ormas yang sebenarnya mengharamkan demokrasi, namun berlindung dibalik kata demokrasi untuk menyelamatkan diri. Apakah ini bukan merupakan tindakan hipokrit yang luar biasa? Apakah dengan berusaha menunggangi demokrasi untuk menggolkan ide Khilafah dan mengganti Pancasila dan UUD 45 ini arus dibiarkan begitu saja oleh pemerintah?

Kalau memang HTI seolah-olah sepakat dengan demokrasi, mengapa mempersiapkan Undang-Undang Dasar Khilafah, dan apakah ini dijamin tidak akan mengganti atau mengutik-utik Pancasila dan UUD 45?

More:   Nggak Benar Kalau GNPF MUI Pecah Kongsi Dengan Alumni 212

Seharusnya HTI bersikap lebih jantan dan jujur berterus terang bahwa sebenarnya anti demokrasi, Pancasila, UUD 45 dan segala hal yang tidak cocok dengan paham Khlafah yang akan mereka kibarkan. Itu jauh lebih jantan dan jauh lebih elegan serta sangat mungkin justru akan lebih banyak menangguk pengikut, karena ide Khilafah ini pasti juga banyak pengikutnya walaupun mungkin secara diam-diam.

Kalau HTI justru menjadi semakin terbaca berpura-pura mengatas namakan atau lebih tepatnya menunggangi demokrasi, apakah justru tidak menjadi bahan tertawan orang, atau bahkan mungkin justru akan banyak pengikutnya sendiri yang mempertanyakan ketegasan dan keteguhan perjuangan para pemimpin mereka sendiri untuk mengibarkan Khilafah di Indonesia?

More:   Secara Resmi Status Badan Hukum HTI Dicabut Oleh Kemenkumham

Saya sendiri justru merasa geli ketika HTI mengatakan adanya kemunduran demokrasi di tanah air gara-gara mau diberangus oleh pemerintah dengan terbitnya Perppu. Lha terus keteguhan untuk berjihad menegakkan Khilafah mau ditaruh dimana lagi nih? baru digertak dengan Perppu saja muntir nggak keruan dan kemudian melempem semangat jihadnya untuk menegakkan Khilafah. Kok sekarang tiba-tiba HTI menjadi sok demokratis ya? Apakah sudah ada konsep baru Khilafah yang demokratis ya?

Sumber Gambar: faridmaruf.wordpress.com

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER BULAN INI

To Top