Kreativitas Polisi Federal Irak Dalam Mengirimkan Suplai Makanan

Ternyata untuk mengirimkan suplai makanan ke garis depan di Mosul tidaklah mudah. Butuh kreatifitas dan kecerdikan tersenidiri, karena sangat rawan
….Read More

>Kreativitas Polisi Federal Irak Dalam Mengirimkan Suplai MakananTernyata untuk mengirimkan suplai makanan ke garis depan di Mosul tidaklah mudah. Butuh kreatifitas dan kecerdikan tersenidiri, karena sangat rawan...thumbnail text
Fakta & Peristiwa

Kreativitas Polisi Federal Irak Dalam Mengirimkan Suplai Makanan

Ternyata untuk mengirimkan suplai makanan ke garis depan di Mosul tidaklah mudah. Butuh kreatifitas dan kecerdikan tersenidiri, karena sangat rawan dihujani peluru para sniper ISIS. Di garis depan Polisi Federal Irak di Mosul barat, petugas menghadapi tantangan yang sangat membahayakan untuk mengantarkan makan siang ke rekan mereka di sisi lain jalan yang dijaga ketat oleh para pe-sniper ISIS.

Seorang sniper ISIS telah mengunci jalur yang mereka lalui untuk mensuplai makanan dan persediaan tempur di seberang jalan. Hal ini memaksa polisi harus kreatif untuk menemukan cara lain dalam mengantarkan makanan.


Di mana-mana rumah-rumah dipasangi eanjau dengan bahan peledak yang sangat berbahaya. Sedikit kesalahan dilakukan oleh polisi atau militer Irak bisa mengakibatkan korban jiwa besar, namun Polisi Federal Irak sangat berani mengambil resiko tersebut untuk memberangus sisa-sisa militan ISIS di Mosul.

More:   Ronaldo, Messi dan Neymar Calon Pemain Terbaik Dunia

Akhirnya keberadaan ISIS di Mosul telah berakhir, “diproklamirkan secara terbuka Pada hari Minggu lalu oleh pemerintah Irak. Polisi Federal mengadakan sebuah parade besar di Mosul barat, merayakan keberhasilan mereka melawan ISIS di kota tersebut.

More:   Keseriusan Pemerintah Myanmar Dalam Menyelesaikan Kasus Rohingya Dipertanyakan

Tugas yang sekarang dihadapi pasukan keamanan Irak adalah membersihkan jalan, gang, dan rumah-rumah dari ranjau peledak yang sengaja dipasang oleh militan ISIS. Letnan Jenderal Abdul Wahab al-Saadi dari Divisi Elit Anti Teror Polisi Federal  Irak (ISOF) mengatakan kepada Rudaw pada hari Jumat bahwa wilayah kontrol ISIS di kota lama Mosul  “tidak melebihi 600 meter persegi.” Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi telah mengumumkan “akhir dari ke khalifahan palsu ISIS  di Mosul telah berakhir “pada hari Kamis.

More:   Apa Yang Terjadi Sebenarnya Dengan Minoritas Muslim Rohingya di Myanmar?

Sumber: Rudaw

Copyright © Jejaring

 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER MINGGU INI

To Top