Connect with us

Wisata & Budaya

Lagi-Lagi Slogan Malioboro Marahi Boros Terulang, Pedagang Lesehan Nuthuk Sak kayange

Published

on

Lagi-Lagi Slogan Malioboro Marahi Boros Terulang, Pedagang Lesehan Nuthuk Sak kayangeMalioboro yang mulai nyaman pedestriannya ternyata tidak serta-merta menghilangkan slogan "Malioboro marahi boros" yang sudah tersemat bertahun-tahun. Kejadian pedagang lesehan...

Malioboro yang mulai nyaman pedestriannya ternyata tidak serta-merta menghilangkan slogan “Malioboro marahi boros” yang sudah tersemat bertahun-tahun. Kejadian pedagang lesehan nuthuk wisatawan sak kayange terulang kembali.

Kami sekeluarga yang sudah menetap di Yogya saja ogah buat jajan di lesehan Malioboro. Muahalnya nggak nguati bianget. Dompet bisa jebol seketika ketika jajan di lesehan Malioboro.


Dalam video diatas, nampak pedestrian Malioboro sudah tertata rapi dan nyaman. Namun, upaya Pemerintah Daerah tidak dijaga oleh para stakeholder Malioboro sendiri. Terutama perilaku pedagang lesehannya yang hobi nuthuk dengan harga yang sekelas restoran bintang lima, namun dengan rasa dan estetika dan higinies sekelas warung PKL pinggi jalan.

Beberapa saat yang lalu, harga gila-gilaan pun diberlalkukan oleh warung lesehan di pingggiran Malioboro. Terpaksa warung lesehan tersebut ditutup paksa sampai watu yang tidak ditentukan oleh UPT Malioboro.(Tempo.co)

Nah, sayapun pernah mengalami kejadian mengenaskan yang sama di Solo lebaran lalu. Hati rasanya gedeg banget dan yang paling menyedihkan, sudah harganya dikepruk sak kayange, dalam perjalanan ke kampung, sekeluarga sakit perut diperjalanan. Untung Mytha membawa cadangan obat termasuk obat sakit perut.

Sakit hati sekali dan masih ditambah sakit perut. Betapa tersiksanya hati dan perut ini di perjalanan. Istri yang wajahnya nampak bete, jadi bahan ledekan sekeluarga sehingga membuat wajah manisnya menjadi nampak masam tidak keruan.

Budaya “nuthuk” ini banyak dilakukan oleh para pedagang kecil kita di manapun berada. Apalagi pada momen-momen spesial seperti ketika musim liburan dan lainnya. Alih-alih mendapatkan rejeki berlimpah yang barokah, sumpah-serapah dan rejeki yang sumir kehalalannya yang akan mereka dapat.

Sumber Gambar: ranarast.wordpress.com; Sumber Video: Kompas.com

Continue Reading
Advertisement
Comments