Yogyakarta Pun Menolak Pawai HTI Pada Hari Minggu | Jejaring
Fakta & Peristiwa

Yogyakarta Pun Menolak Pawai HTI Pada Hari Minggu

5 stars 101 Votes Yogyakarta Menolak HTI Polda DIY tidak mengeluarkan izin untuk rangkaian acara yang akan digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Minggu...

Yogyakarta Menolak HTI

Polda DIY tidak mengeluarkan izin untuk rangkaian acara yang akan digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Minggu (9/4). Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menjelaskan alasan di baliknya.

“HTI tidak meminta izin untuk melakukan pawai, tapi pemberitahuan. Sehingga tidak dikeluarkan izin,” ujar AKBP Yulianto kepada detikcom, Jumat (7/4/2017) malam.

More:   5 Fakta Tentang Buang Angin Alias Kentut

AKBP Yulianto mengatakan bahwa surat ‘Jawaban surat pemberitahuan Kegiatan DPD I HTI DIY’ telah diterbitkan.

Seperti yang tertuang dalam surat tersebut di angka 3 huruf b, “Bahwa hal kegiatan pawai/konvoi adalah merupakan bentuk kegiatan yang menurut ketentuan adalah memerlukan perizinan bukan pemberitahuan seperti surat yang dikirim oleh DPD I HTI DIY ke Polda DI Yogyakarta”.

More:   Inna Lillahi Wainna Ilaihi Raji'un, Telah Berpulang KH. Hasyim Muzadi

Jika HTI tetap ngeyel, maka menurut AKBP Yulianto merujuk pada poin angka 3 huruf d. Di sana tertulis, bahwa pelaksanaan kegiatan pawai dan kegiatan masyarakat lainnya yang berpotensi menimbulkan kerawanan dan gangguan ketertiban umum dapat dilakukan tindakan hukum sesuai dengan pasal 510 KUH (Pidana) dan petunjuk Lapangan Kapolri No Pol: Juklap/02/XII/1995 Tentang Perizinan dan Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat.

More:   Jokowi - Tanyakan Saja Ke Yang Bicara. Jangan Barangnya Dibawa Ke Saya

Pemkab Bantul juga melakukan hal yang sama. Tabligh Akbar yang rencananya akan digelar HTI pada hari Minggu (9/4/2017) di Masjid Agung Manunggal Bantul dipastikan batal.

Penolakan Pemkab Bantul pada rencana Tabligh Akbar HTI ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslich

Sumber: detik.com, solopos.com

    
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top