Mengapa Saya Sekarang Jarang Menulis Tentang Kampus Saya Sendiri

Kampus adalah salah satu kategori utama di situs ini. Namun mengapa saya justru tidak pernah mengunggah informasi apapun tentang kampus
….Read More

Fiksi

Mengapa Saya Sekarang Jarang Menulis Tentang Kampus Saya Sendiri

Kampus adalah salah satu kategori utama di situs ini. Namun mengapa saya justru tidak pernah mengunggah informasi apapun tentang kampus kami jelas ada alasan saya yang sangat kuat.

Yang jelas pertimbangan pertama dan utama

Saya takut jika nanti keliru dan justru dianggap berpengaruh buruk pada branding organisasi. Sebaik apapun niat saya, jikalau ditanggapi keliru justru akan berbalik negatif pada diri saya sendiri.


Saya pernah mengalami sendiri pengalaman buruk dan pahit ketika berniat baik ikut mem-branding-kan dan memasarkan organisasi pada situs yang saya miliki ini. Saat itu, jelas saya sangat ingin agar semua hal positif di kampus kami semakin mudah teridentifikasi oleh publik. Dan jika semakin mudah ter-identifikasi oleh publik, maka akan bermanfaat dampak positif terhadap pandangan masyarakat pada kampus kami tercinta.

Read More:   Makasih Sekali, Pak Sugeng Atas Empati & Pertolongan Njenengan

Pengalaman buruk dan pahit tersebut membuat saya trauma untuk menulis apapun yang berkaitan dengan kampus kami. Bahkan, selepas kejadian tersebut, maka semua tulisan baik dari saya maupun semua kontributor yang berhubungan dengan kampus kami langsung saya delete secara permanen.

Read More:   Minggu-Minggu Ini Saya Sangat Lega dan Bahkan Cenderung Merasa Lebih Bebas

Pertimbangan kedua,

Saya harus secara selektif mengunggah konten di situs ini yang bagus dalam banyak kriteria dan sisi, diantaranya SEO, konten unik, menarik, tata bahasanya bagus dan yang pasti harus berdampak positif bagi pengembangan situs ini. Jelas kalau kontennya garing, tidak menarik, tata bahasanya kacau dan tidak memiliki unsur kekinian yang memadai ya saya enggan mentransmisinya ulang di situs ini.

Read More:   Ketika Musibah Orang Lain Dipakai Sebagai Pembenaran Akan Tuah Seseorang

Pertimbangan ketiga,

Sudah ada yang kawogan dan kompeten untuk mem-branding-kan kampus kami melalui berbagai media. Saya tidak ingin ikut campur dan nanti akan dapat mendatangkan persepsi yang kurang baik dan bahkan akan berbalik negatif pandangannya kepada saya. Jelas, pengalaman buruk di masa yang lalu tidak akan pernah saya mau mengalaminya kembali. Kalau masih nekat saya mendapatkan pengalaman buruk dan pahit ke sekian kalinya, itu namanya saya seperti keledai.

Copyright © Jejaring

 
Loading...

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

TERPOPULER

To Top