Assad – Serangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi Untuk Mendiskreditkan Suriah | Jejaring
<iframe width=1040 height=585 src="http://embed.jejaring.net/?p=71272 frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
5 stars 203 Votes Serangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan serangan gas beracun yang diduga menyalahkan pemerintah pekan lalu di...
Assad – Serangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi Untuk Mendiskreditkan SuriahSerangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan serangan gas beracun yang diduga menyalahkan pemerintah pekan lalu di...thumbnail text
Fakta & Peristiwa

Assad – Serangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi Untuk Mendiskreditkan Suriah

Serangan Senjata Kimia Adalah Fabrikasi

Presiden Suriah, Bashar al-Assad mengatakan serangan gas beracun yang diduga menyalahkan pemerintah pekan lalu di provinsi Idlib adalah “100 persen fabrikasi”. Hal ini digunakan untuk membenarkan serangan udara AS, kata Assad pada AFP.

Militer Suriah telah memberikan semua senjata kimia pada tahun 2013. Dalam perjanjian tersebut, Pemerintah Suriah tidak akan menggunakan kimia berbahaya tersebut.

More:   Rusia Saat Ini Menjadi Target Utama ISIS?

AS dan sekutunya mengatakan militer Suriah melakukan serangan Idlib, namun Suriah telah membantah.

4 April serangan di kota Khan Sheikhoun menewaskan sejumlah orang dan mendorong AS untuk meluncurkan serangan rudal jelajah pada pangkalan udara Suriah. Ini merupakan serangan langsung pertama militer AS pada pemerintah Assad dalam konflik enam tahun.

Assad mengatakan Suriah hanya akan memungkinkan “memihak” penyelidikan atas insiden gas beracun. Pada hari Rabu sekutu Damaskus, Rusia memveto resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi tersebut adalah mengutuk serangan tersebut dan mendorong pemerintah Suriah untuk bekerja sama dengan penyidik.

More:   Ketika MUI Merasa Jaksa Penuntut Ahok Mendelegitimasi Produk Hukum MUI

Rusia mengatakan gas tersebut merupakan bagian dari stok pemberontak, yang pemberontak membantah.

Ini adalah insiden paling mematikan sejak serangan gas sarin menewaskan ratusan orang di pinggiran dikuasai pemberontak dari Damaskus pada tahun 2013, mendorong ancaman aksi militer AS.

More:   Ketika Ahok Sudah Patah Arang Di Dunia Politik

Sampel yang diambil dari Khan Sheikhoun pekan lalu telah diuji oleh delegasi Inggris yang tergabung dengan Pengawas Global Senjata Kimia (OPCW). Dalam sampel yang diuji, senjata kimia yang digunakan positif zat kimia Sarin.

Sumber: Skynews

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top