Connect with us

Warta Kampus

Busyro Muqoddas – Radikalisme Berakar Dari Ketimpangan Ekonomi

Diunggah:

on

TV STREAMING

Semakin melebarnya jurang kesenjangan ekonomi antara penduduk terkaya dan penduduk termiskin di Indonesia ternyata tidak hanya dapat memunculkan potensi konflik horizontal di tengah masyarakat. Bahaya yang lebih mengancam dari kondisi itu adalah semakin suburnya paham-paham radikal baik yang mengatasnamakan agama ataupun ideologi tertentu. Hal tersebut muncul lantaran adanya ketidakadilan atas pembagian sumber-sumber perekonomian yang sebagian besar dikuasai kaum pemodal.

pada lain sisi, negara dianggap lebih berpihak kepada pemodal ketimbang masyarakat kecil, sehingga kesenjangan semakin lebar jaraknya. Masyarakat yang terdampak ketidakadilan ekonomi secara berkepanjangan akan lebih mudah untuk disusupi paham-paham radikal. Mereka menganggap paham tersebut dapat menjawab permasalahan yang mereka alami sekaligus sebagai bentuk perlawanan atas hegemoni pemodal maupun pemerintah atas sumber perekonomian mereka.


Demikian disampaikan oleh Dr. Busyro Muqoddas, SH, M.Hum di hadapan para peserta seminar bertajuk “Menyikapi Kasus Makar dan Terorisme” yang diadakan di Kampus FH UII, Jl. Tamansiswa No. 158, Yogya pada Senin (13/3). Menurut, Dr. Busyro Muqoddas analisanya tersebut dibangun berdasarkan argumen ilmiah yang dikumpulkannya secara telaten melalui penelitian selama bertahun-tahun.

Sumber: uii.ac.id, poskotanews.com

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.
Advertisement