Connect with us

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Sirodj menyatakan, semangat cinta tanah air yang digelorakan ulama NU akan menjaga bangsa Indonesia dari perpecahan.

“Slogan Cinta Tanah Air itu asli fatwa dan Jargon dari KH Hasyim Asy’Ari pendiri NU, jargon Cinta Tanah Air ulama Indoensia ini tidak dimiliki ulama ulama dinegara manapun termasuk Timur Tengah,’ujar Said Aqil Sirodj


Di Indonesia, lanjut Said Aqil Sirodj bahwa Nasionalisme Indonesia yang digelorakan KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah, bukan nasionalis sekuler, tapi benar benar keluar dari hati yang beriman. Sehingga yang muncul nasionalisme religious- religius nasionalis. “Di Timur Tengah Tidak ada nasionalis ulama, karena Ulama disana pasti Khilafah,” beber Said Aqil Sirodj.

Diungkapkannya, jargon Cinta tanah Air KH Hasyim Asy’ari, adalah bagian dari Iman kepada Allah. Bahkan banyak orang menyangka bahwa Hubbul Wathon itu adalah Hadits. “Bukan (Hubbul Wathon Minal Iman) itu bukan hadist, itu asli jargon Kiai Hasyim, dan Ulama NU seperti KH Wahab Hasbullah meski pakai sarungan, pakai sorban, belai menggelorakan cinta tanah air dengan lagunya Ya Ahlal Waton. Saya di Timur Tengah selama 13 tahun, tidak pernah mendengar ulama yang paling alim pun, tidak pernah mendengar kata kata Hubbul Wathon minal Iman,” beber Said Aqil Sirodj.

Masih menurut Said Aqil Sirodj, Hubbul Waton Minal Iman itu bentuk Nasionalis Religius Islam Nusantara. Negara ini Indonesia berdiri dengan semangat Nasional. Said Aqil Sirodj menjamin tidak ada Kiai NU di Indonesia mengajarkan radikalisme dan membuat bom, Ulama NU di kampung, di desa, membentuk karakter bangsa.

“Kalau semangat Nasional, keluar dari hati yang beriman, silakan era globalisasi, pasar bebas asia, masuk melalui peradaban media sosial, kita masih punya jati diri, yakin kepribadian bangsa Indonesia era seperti apapun tidak akan hancur. Tidak seperti di timur tengah yang kini hamcur peradabannya,karena tidak punya ukhuwah wathoniyah, Cinta tanah air,” ujar Said Aqil Sirodj.

Said Aqil Siradj menegaskan NU akan tetap membela bangsa Indonesia, karena membela tanah air hukumnya wajib bagi kaum Nahdliyin. Said Aqil juga mengatakan Ormas yang mengancam NKRI harus dibubarkan.

Sumber: Metrotvnews, nu.or.id

Advertisement
Click to comment
KOMENTAR ANDA
Jejaring.net tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana yang diatur dalam UU ITE.