Jubir HTI – Ahok Tidak Boleh Lolos Dari Hukuman Penyadapan | Jejaring
Fakta & Peristiwa

Jubir HTI – Ahok Tidak Boleh Lolos Dari Hukuman Penyadapan

5 stars 123 Votes Ismail Yusanto (Juru Bicara Hizbut Tahrir - HTI) Indonesia, berpendapat, klaim Ahok dan tim kuasa hukumnya yang mengaku mempunyai bukti...

Ismail Yusanto (Juru Bicara Hizbut Tahrir – HTI) Indonesia, berpendapat, klaim Ahok dan tim kuasa hukumnya yang mengaku mempunyai bukti percakapan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan KH Ma’ruf Amin harus diproses secara hukum. Menurutnya, terbukti melakukan penyadapan atau tidak, Ahok tetap bersalah karena telah mengintimidasi KH Ma’ruf Amin dengan mengaku punya bukti rekaman percakapan antara SBY dengan KH Ma’ruf Amin.

More:   Penolakan Keras HTI terhadap Rencana Pembubaranya Oleh Pemerintah

“Jadi intinya, semua (benar-benar melakukan penyadapan atau tidak) Ahok salah. Karena itu, tidak boleh lolos Ahok untuk kasus ini. Ini harus ada yang mempersoalkan secara hukum,” kata Ismail Yusanto kepada Republika.

Ismail Yusanto meminta Ahok untuk membuktikan ucapannya yang mengaku mempunyai bukti rekaman percakapan antara SBY dengan KH Ma’ruf Amin tersebut. Jika tidak bisa membuktikan, maka harus diproses secara hukum karena telah memfitnah KH Ma’ruf Amin. “Kalau dia (Ahok) tidak bisa membuktikan (pengakuannya punya bukti percakapan antara SBY dengan KH Ma’ruf Amin) maka ini fitnah. Kalau fitnah di muka pengadilan itu bisa dituntut secara hukum,” ucap Ismail.

More:   Keberadaan Tentara AS Di Perbatasan Suriah - Turki Membuat Erdogan Semakin Berang

Begitu pun jika Akok mempu membuktikan ucapannya tersebut, menurutnya harus tetap diproses secara hukum. Sebab, jika Ahok benar-benar mempunyai bukti percakapan tersebut, sudah bisa dipastikan dia melakukan penyadapan secara ilegal.

More:   Ketika Balaikota DKI Menjadi Area Konser Paduan Suara Dadakan

“Kalau dia bisa membuktikan ada rekaman itu, ada penyadapan itu, maka harus ditanyakan dari mana dia dapat. Kalau dia dapat dengan usahanya sendiri, ini juga pantas untuk dituntut secara hukum karena telah melakukan penyadapan ilegal. Apalagi terhadap seorang mantan presiden,” tandas Ismail Yusanto.

Sumber: Republika

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top