Wawancara Ahok Dengan Al Jazeera | Jejaring
<iframe width="560" height="315" src="http://embed.jejaring.net/?p=70273 frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
5 stars 584 Votes Gubernur ibukota Indonesia Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama "Ahok", diadili karena penistaan agama. Ahok adalah orang Kristen dan Gubernur ibukota berlatar...
Wawancara Ahok Dengan Al JazeeraGubernur ibukota Indonesia Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama "Ahok", diadili karena penistaan agama. Ahok adalah orang Kristen dan Gubernur ibukota berlatar...thumbnail text
Fakta & Peristiwa

Wawancara Ahok Dengan Al Jazeera

Gubernur ibukota Indonesia Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama “Ahok”, diadili karena penistaan agama. Ahok adalah orang Kristen dan Gubernur ibukota berlatar belakan etnis Cina pertama sejak 1960-an, dan di bawah hukum pemnistaan agama tahun 1965, bisa dihukum sampai dengan lima tahun penjara.

Kasus pengadilan terhadap Gubernur yang diajukan oleh beberapa kelompok Islam konservatif setelah pernyataan yang dibuatnya pada kampanye pemilihannya kembali menjadi viral di YouTube. Ahok mengutip ayat Alquran Al Maidah 51 saat memperkenalkan program ekonomi di Kepulauan Seribu yang menyatakan keprihatinannya atas perilaku lawan politiknya yang berusaha untuk mencegah orang untuk menerima kepemimpinannya sebagai non-Muslim dengan menggunakan Al Maidah 51. Pesan itu dipandang oleh anti Ahok sebagai tindakan yang menistakan ayat itu sendiri. Hal ini dianggapnya sebagai penyalahgunaan lawan polikitknya pada ayat suci untuk merusak aspirasi politiknya.

More:   Akhirnya Ahok Dinyatakan Bersalah Dan Dipidana 2 Tahun Kurungan Penjara

Terlepas dari beberapa prestasi besar, termasuk membersihkan sistem sungai, menyediakan perumahan murah bagi masyarakat miskin dan meningkatkan infrastruktur, kata Ahok tuduhan menyebabkan ratusan ribu berdemo ke jalan, dan membuat negara terpolarisasi dalam perbedaan pendapat.

More:   AS Tetap Akan Mempersenjatai Milisi Kurdi, Turki Memprotesnya Dengan Keras

Indonesia memiliki penduduk Muslim Sunni terbesar di dunia dan mengakui 6 agama berdasarkan ideologi negara bernama Pancasila – seperangkat prinsip yang saling terkait. Menurut konstitusi negara, 6 agama ini semua diperlakukan dengan sama.

Namun, dalam dua dekade terakhir hukum penghujatan telah semakin digunakan terhadap kelompok agama minoritas. Pada tahun 2012 salah seorang masyarakat di Sumatera dipenjara wselama 2,5 tahun setelah menyatakan dirinya ateis di Facebook. Seorang ulama Muslim mendapat ganjaran dua tahun penjara karena mendakahkan ajaran Syiah. Ahok harus berhadapan untuk pemilihan kembali sebagai Gubernur DKI dengan dua kandidat Muslim. Ppendukungnya mengklaim tuduhan ‘penistaan agama’ bermuatan politis.

More:   Ternyata Ada Juga Karangan Bunga Oke Oce Untuk Ahok

Minggu ini, Al jazeera membahas pergulatan hukum dan politik yang dihadapi oleh Gubernur petahana. Apakah toleransi beragama di Indonesia ada di persimpangan jalan dan apalagi jika ia ingin menjadi presiden pertama etnis Tionghoa di Indonesia?

Sumber: Al Jazeera

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top