Walaupun Kadang Merasa Lungkrah Luar Biasa, Saya Harus Nampak Sangat Bersemangat | Jejaring
Warung Mbahwo

Walaupun Kadang Merasa Lungkrah Luar Biasa, Saya Harus Nampak Sangat Bersemangat

Walaupun kadang merasa lungkrah luar biasa, Saya harus nampak untuk tetap sangat bersemangat. Minimal, saya telah berusaha keras untuk mengajarkan pada keluarga saya apa arti semangat untuk bertahan hidup.

Ya, saya tetap berusaha keras mencari titik optimal untuk membangun sekoci-sekoci kecil penyelamat darurat ketika kapal utama rentan tenggelam. Terkadang, kendala perut kanan yang terasa ngilu, nafas yang terkadang berasa sesak dan berat, serta mata yang kadang-kadang kabur menjadi kendala. Apalagi ketika tiba-tiba tubuh bagian kiri terutama kaki serasa bergetar aneh.

Kalau sudah seperti ini, saya langsung beranjak ke tempat tidur untuk sekedar meletakkan tubuh. Begitu kondisi saya rasa mulai membaik kembali, langsung beranjak lagi ke depan laptop. param kocok adalah salah satu andalan saya untuk sedikit mengurangi semua hal itu. Minimal, masalah kaki akan sangat terbantu.

Alhamdulillah, pagi ini terasa tidak ada kendala apapun. Saya bangun dengan rasa yang lumayan segar. Di depan Laptop pun tidak cepat merasa berkunang-kunang.

Saya langsung membagi tugas dengan Mytha, Nyonya, dan saya sendiri. Saya tetap pada tugas semula, berburu informasi didepan laptop sekaligus mengupdate dan mengupgrade situs kami, Mytha berangkat mengurusi pengajuan kredit bank dan hunting lapak yang konon katanya sewanya cukup murah dan representatif di Bawah Jembatan Janti. Istri sebagaimana biasa, bertugas mengurusi semua kebutuhan rumah tangga.

Siang nanti, sesampai Mytha di rumah, kami akan ketemu untuk mematangkan rencana kami dalam mencoba berbisnis dari warung kecil-kecilan. Sore nanti, kemungkinan kami akan hunting spot baru di daerah atas untuk mencari lahan murah yang sekiranya dapat kami sewa untuk membuka warung kecil-kecilan kami.

Satu kegiatan yang nampaknya sangat sederhana, namun cukup menguras tenaga dan pikiran luar biasa. Kami harus tetap bersemangat, tidak gampang patah, dan tidak gampang tumbang.

Semua sisa-sisa kemampuan saya akan saya kerahkan untuk hal ini. Saya harus berpacu dengan waktu dan mengelolanya dengan baik agar sekoci-sekoci kecil kami siap untuk digunakan menyelamatkan diri sewaktu-waktu.

Usaha dan do’a akan selalu kami lakukan. Kebersamaan dan pemahaman bersama kami ini adalah modal yang sangat berharga bagi kami semua dalam menatap masa depan apapun kondisinya.

Kami juga telah membuat berbagai ekspektasi dan upaya, namun tahu pasti dan meyakini bahwa hanya Allah yang berhak menentukan berhasil tidaknya ekspektasi dan usaha kami. Dengan berbekal Bismillah, kami mencoba melangkah kedepan, walaupun memang terkadang agak terseok dan nampak sedikit limbung.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

 
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top