Mengapa Ormas Islam Moderat Mulai Terdesak Oleh Kelompok Ormas Non-Moderat | Jejaring
Analisis & Opini

Mengapa Ormas Islam Moderat Mulai Terdesak Oleh Kelompok Ormas Non-Moderat

Mau diakui atapun tidak, ormas islam Moderat seperti Nahdlatul Ulama  (NU) dan Muhammadiyah mulai banyak kehilangan pamor. Dalam pemberitaan-pemberitaan melalui media apapun, kedua ormas moderat ini nampak seolah tak berdaya sama sekali.

Secara jumlah, sebenarnya kedua ormas Islam moderat ini masih yang terbesar, dimana NU dan Muhammadiyah masing-masing memiliki anggota sekitar 30 juta. namun, suaranya di media apapun nampak kalah moncer dan kalah garang dengan kelompok ormas Islam non-moderat lainnya  seperti FPI, HTI, FUI, termasuk dengan MUI (yang konon katanya masih dalam kategori moderat).

More:   Mengapa Presiden jokowi Bersafari Akhir-Akhir Ini?

Naga-naganya, bahkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq juga konon akan distasbihkan sebagai Imam Besar Umat Islam seluruh Indonesia. Lha terus, ketua PBNU dan ketua Muhammadiyah beserta para ulama sejuknya seolah menjadi bukan sesiapa lagi, dan nama besarnya mulai ditenggelamkan oleh nama Habib Rizieq dkk.

Mengapa hal ini terjadi? Salah satu penyebabnya menurut saya adalah keengganan dan ketidakjagoan ormas Islam moderat dalam memanfatkan teknologi informasi dan media. Ormas-Ormas Islam non-moderat saat-saat ini memanfaatkan teknologi informasi dengan sangat dahsyat dan masif.

More:   Ahok Akan Menuai Badai, Jika Berseteru Dengan Ma’ruf Amin

Ormas-ormas Islam non-mederat tidak hanya militan dalam pergerakan mereka, tidak hanya militan dan atraktif dalam demo-demo mereka, namun juga sangat militan dalam melakukan penetrasi informasi ke internet dan jejaring media.

Mereka memiliki cyber army yang sangat kuat dan militan. Mereka kalah jumlah di darat dan kehidupan nyata, namun dapat dikatakan menang total dalam perang media apapun. Sementara, kelompok dari ormas Islam moderat cenderung terlihat terlalu adem ayem dan kelihatan agak gagap dalam penetrasi informasi pada media-media modern.

Sat ini, nyaris semua media berbau Islam didominasi oleh informasi yang berasal dari pengikut aliran Islam non-moderat. Informasi kiprah para santri dan ulama sejuk sangat jarang diekspos oleh media, termasuk media dan website resmi dari ormas Islam moderat bersangkutan.

More:   Semakin Mesranya Rusia Dan Turki Pada Masalah Krisis Suriah

Saya sangat menyayangkan ide dakwah yang sangat bagus semacam Ide Gus Mus yang diberi nama Dakwah bil film sudah mulai kurang terdengar lagi gaungnya. harusnya dimarakkan kembali dan kalau bisa diperluas dengan dakwah bil website, dakwah bil gadget, dakwah bil koran, termasuk dakwah bil-bil lainnya.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top