Gunakan Window Periode Yang Paling Sempit | Jejaring
Fiksi & Diary

Gunakan Window Periode Yang Paling Sempit

5 stars 136 Votes Pada kondisi ketidakpastian yang tinggi, maka salah satu cara yang paling efektif untuk menentukan langkah berikutnya adalah dengan menggunakan window...

Pada kondisi ketidakpastian yang tinggi, maka salah satu cara yang paling efektif untuk menentukan langkah berikutnya adalah dengan menggunakan window period yang paling sempit. Jangan pernah melihat ke belakang terlalu lama. Jangan pernah terjebak pada nostalgia.

Lag -1 dan lead +1 adalah salah satu ukuran yang paling realisitis. Simplifikasinya, lihat apa yang terjadi kemarin serta hari ini, dan buatlah kemungkinan ekspektasi sehari kemudian.

More:   Karna, Terabaikan, Namun Menjadi Senopati Terbaik Di Dunia

Jangan pernah menggunakan window periode yang terlalu panjang. Istilah jawanya, yang urgent kita hadapi saat ini adalah masalah-masalah taktis super pendek.

Jangan buang-buang energi untuk memanggil ulang data historis masa lalu yang terlalu panjang. Jangan pernah juga membuang energi untuk membuat ekspektasi yang terlalu lama untuk ke depannya.

More:   Gus Mus - Kaum Beragama Negeri ini

Kemampuan kita untuk bermanuver pada keputusan-keputusan jangka super pendek adalah salah satu yang paling menentukan untuk menjamin keselamatan kita ke depan. Setelah dalam jangka pendek kita selamat, maka baru kita buat ekspektasi-ekspektasi berikutnya ke depan. Namun, tetap saja hanya dalam koridor window period yang super pendek.

More:   Karena Dianggap Berbeda

Pada kondisi seperti ini, jangan terlalu banyak bermanuver. Ruang gerak sangat terbatas, dan akan sangat berbahaya jika manuver tersebut salah jalur.

 
Perlu Untuk Anda tonton tayangan menarik berikut Ini:

   
 

KOMENTAR ANDA

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Jejaring.net. Dilarang berkomentar berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Jejaring.net berhak untuk menghapus segala bentuk unggahan yang berbau iklan, pornografi, pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan.

Comments

TERPOPULER MINGGU INI

To Top